oleh

Orang Papua Harus Kembali ke Identitas Makanan Aslinya dan Bangga

-Berita, News-32 views

Kitorangpapuanews.com – “Kami heran kenapa orang Papua hari ini merasa bangga ketika memakan pizza ketimbang memakan sagu atau petatas yang jelas memiliki nilai gizi yang tinggi menurut saya ini pola pikir yang salah yang perlu diubah,” katanya.

Dia mengatakan masyarakat lebih memilih memotret ketika makan pizza atau kau makanan yang datang dari luar Papua ketimbang memamerkan makanan khas asli Papua yang merupakan identitas dirinya sendiri.

Masyarakat Asli Papua yang berada di perkotaan maupun daerah perkampungan diharapkan memiliki pola pikir yang baik dalam menilai dan mengkonsumsi makanan lokal.

Hal ini dikatakan pendiri Papua Jungle  Chef Charles Toto, ia mengatakan ada pergeseran pola pikir di mana masyarakat Papua hari ini merasa ketinggalan ketika memakan makanan tradisional yang kaya akan gizi dan vitamin serta terhindar dari bahan.

“Jadi orang Papua harus kembali ke identitas makanan aslinya dan bangga dengan makanan tersebut karena menurutnya makanan dikatakan enak itu sesuai dengan citarasa masing-masing suku dengan pola kebiasaan makannya masing-masing sehingga sebagai orang Papua memiliki cita rasa makanan lokal miliknya Dan menganggap masakan di luar lebih enak jadi harus kembali ke cita rasa jati dirinya karena itu akan menggambarkan identitas orang Papua sesungguhnya dari makanan,” kata Toto.

Ia mengatakan makanan yang ada saat ini kadang bersumber dari budaya barat yang tidak memiliki keterkaitan dengan cita rasa orang Papua sehingga orang Papua jangan merasa bangga ketika makan-makanan di luar tetapi harus merasa bangga ketika memakan makanan lokal dari hasil kebunnya sendiri.

Untuk itu, ia mengajak agar masyarakat Papua pemerintah provinsi dan kabupaten kota tidak hanya berbicara soal proteksi identitas Papua dari sisi yang lain saja tetapi harus lebih memperhatikan makan yang sesuai dengan tradisi adat masing-masing.

News Feed