oleh

Obrolan Warung Kopi Wamena, Nikmat, Garang dan Pedas

-Artikel-2.614 views

“Kopi Tak Pernah Memilih Penikmatnya, Karena Dihadapan Kopi Semuanya Sama”, sebuah filosofi kopi yang memang secara mendalam ingin menyampaikan pesan bahwa siapa pun boleh menikmati secangkir kopi yang nikmat tanpa melihat status, gender, ras, agama, suku dan lain-lain.

Semua daerah di penjuru nusantara memiliki kopi jagoannya masing-masing, pulau kepala cendrawasih sendiri terkenal dengan kopi wamenanya, yang seringkali diburu oleh para pelancong pecinta kopi yang berkunjung ke tanah papua.

Rasanya pahit menyegarkan, aromanya yang kuat menjadi ciri khas kopi wamena, sebagian orang bahkan percaya bahwa kopi wamena aman dikonsumsi oleh penderita mag.

Namun sayang, kopinya tak senikmat suasananya, kenikmatan suasana tersebut direnggut oleh sekelompok orang yang kurang pemahaman tentang agama, nasionalisme, kemanusiaan dan kasih sayang, ya!! Dialah Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ke-seksi-an Papua menjadi merosot akibat ulah sekelompok yang menamakan dirinya Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM), mereka tak berpikir dua kali untuk melukai, menganiaya, bahkan membunuh siapapun yang tidak sejalan dengannya, bahkan rakyat tak berdosa, anak-anak dan perempuan menjadi korban penyanderaan dan penganiayaan pada bulan November yang lalu di Tembagapura.

Kejam, tidak ada belas kasihan, tak berperikemanusiaan, fitnah dimana-mana, selalu harus menang dalam segala hal dengan alasan tanah milik mereka, walaupun sebenarnya salah. Logika yang tak masuk diakal! Tapi itulah mereka, dunia harus tau inilah TPN-OPM wahai dunia!!

Ketika HAM menjadi jualan mereka kepada dunia internasional dengan bermodalkan sebuah kejadian yang jelas-jelas faktanya adalah korban kecelakaan, korban perang suku antar mereka sendiri, namun semuanya mereka “pelintir” seolah menjadi korban kekerasan aparat keamanan. Lagi-lagi logika yang tidak pernah masuk diakal orang yang sehat!!

Jangan salahkan pemerintah kenapa banyak sekali aparat keamanan di Papua, mereka ada di tanah Papua untuk melindungi rakyat tak berdosa dari intimidasi OPM, mereka ada untuk membuat Papua sejahtera dan keluar dari logika yang tak senikmat kopinya.

Sekali lagi, ini hanya obrolan warung kopi…

News Feed