oleh

Mulai distribusikan, Pemkab Mimika bantuan pangan ke wilayah Pedalaman

-Berita-15 views

Kitorangpapuanews.com – “Kami berharap masyarakat menggunakan bantuan dari pemerintah daerah ini sehemat mungkin mengingat wabah COVID-19 ini tidak bisa diprediksi akan berlangsung sampai kapan. Dengan adanya kebijakan pembatasan penerbangan sekarang ini tentu pengangkutan kargo barang menggunakan pesawat terbang dari Timika ke pedalaman tidak selancar seperti sebelum-sebelumnya,” kata Marthinus.

Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, sejak Senin (11/5) mulai mendistribusikan bantuan bahan pangan ke kampung-kampung di wilayah pegunungan yang meliputi Distrik Tembagapura, Hoeya, Jila dan Alama.

Kepala Distrik Tembagapura Marthinus Nuboba di Timika, Selasa, mengatakan distribusi bantuan pangan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, kopi dan gula ke kampung-kampung di wilayah pegunungan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pokok selama masa wabah pandemi COVID-19.

Pada Senin (11/5), sebanyak 2 ton bantuan bahan pangan didistribusikan ke Aroanop, Distrik Tembagapura.

Pengangkutan bantuan pangan tersebut menggunakan armada Helikopter Asian One milik Pemkab Mimika dengan empat kali penerbangan.

Distribusi bantuan pangan ke Aroanop masih akan dilanjutkan pada Selasa pagi ini. “Untuk rencana pengangkutan bantuan hari ini disesuaikan dengan kondisi cuaca di Aroanop. Kalau cuaca bagus bisa empat sampai lima kali penerbangan. Masyarakat dari kampung-kampung sekitar Aroanop langsung menjemput bantuan saat tiba di Lapangan Terbang Ainggonggoin Aroanop,” kata Marthinus.

Adapun distribusi bantuan pangan untuk masyarakat yang bermukim di Kampung Tsinga dan kampung-kampung sekitarnya akan dilakukan setelah distribusi bantuan ke Aroanop tuntas.

Sementara bantuan pangan untuk masyarakat Kampung Banti 1, Banti 2, Opitawak, Kimbeli dan Utikini sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu lantaran semua warga dari beberapa kampung itu kini mengungsi sementara ke Timika pascamasuknya Kelompok Kriminal Bersenjata/KKB di wilayah Banti dan sekitarnya pada Februari lalu.

Marthinus mengatakan situasi keamanan di wilayah Aroanop saat pendistribusian bantuan cukup kondusif.

“Situasi di Aroanop aman-aman saja. Mudah-mudahan kondisi yang sama juga terjadi di Tsinga,” harapnya.

Warga Aroanop menjemput bantuan yang dikirim oleh Pemkab Mimika di Bandara Ainggoknggin, Aroanop, Distrik Tembagapura, Senin (11/5/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan bantuan bahan pangan untuk empat distrik di wilayah pegunungan Kabupaten Mimika sudah lama disiapkan dan sementara ini disimpan di gudang kargo sisi selatan Bandara Mozes Kilangin Timika.

Distribusi bantuan pangan untuk masyarakat di wilayah pegunungan Mimika itu terhambat lantaran menunggu konfirmasi status keamanan di kampung-kampung tersebut.

“Untuk masyarakat Tembagapura, Hoeya, Jila dan Tsinga yang sementara ini tinggal di Timika sudah menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh kepala distrik dan para kepala kampung masing-masing. Sisanya itu yang sekarang dikirim ke pedalaman menggunakan pesawat terbang. Bantuan ini sudah lama disediakan, persoalan kemarin itu kita masih menunggu konfirmasi status keamanan di kampung-kampung itu,” jelas John.

Ia berharap saat distribusi bantuan ini tidak ada gangguan keamanan oleh KKB agar masyarakat yang benar-benar sangat membutuhkan secepatnya menerima bantuan bahan pangan yang disiapkan oleh Pemkab Mimika.

Pemkab Mimika menggelontorkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk membeli bahan pangan dan membayar biaya transportasi penyaluran bantuan pangan ke 16 distrik di luar Kota Timika.

“Awalnya kami hanya menganggarkan Rp5 miliar, ternyata setelah dihitung kembali untuk bisa menyalurkan bahan pokok sampai di pedalaman membutuhkan dana sekitar Rp20 miliar. Setelah disalurkan ke 16 distrik di luar, masih ada sisa dana Rp2,7 miliar dikembalikan ke kas daerah,” jelas Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Mimika, Marthen Paiding.

Mengingat tiga distrik dalam kota belum ada penyaluran bahan kebutuhan pokok maka Pemkab Mimika kembali menganggarkan dana Rp16 miliar untuk pengadaan bahan kebutuhan pokok yang akan disalurkan ke tiga distrik dalam Kota Timika yaitu Mimika Baru, Wania dan Kelurahan Kuala Kencana serta Karang Senang di Distrik Kuala Kencana.

 

News Feed