MISTERI KEDATANGAN JAKUB FABIAN KE INDONESIA

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Mabes Polri membenarkan adanya salah satu warga negara Polandia bernama Jakub Fabian Skrzypski (29), yang ditangkap karena terlibat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Jakub ditetapkan sebagai tersangka, karena memberikan bantuan dalam penyediaan senjata kepada KKB.

“Pelaku JF, dari hasil pemeriksaan lanjutan, yang bersangkutan itu ternyata sudah cukup kenal lama oleh kelompok KKB yang ada di Jayapura maupun Timika,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Humas Mabes Polri.

Perlu diketahu bahwa Jakub mensuplai senjata dan  menyediakan pasokan makanan kepada para anggota KKB yang berada di bukit, hutan, dan lembah. Aktivitas tersebut sudah dilakukan sejak Juli 2018 lalu, meskipun tidak dalam kondisi menetap di Indonesia.

Menurut Dedi, Jakub mempunyai peranan penting yang sangat besar, perannya sejauh ini meliput seluruh kegiatan KKB maupun masyarakat yang ada di Timika dan sekitarnya, untuk mengekspos ke dunia internasional, apabila ada tindakan-tindakan aparat yang berlebihan terhadap KKB yang nantinya akan di-share melalui twitter dan Facebook, sehingga dengan mudahnya  dunia internasional selalu mengetahui perkembangan informasi beberapa kejadian di wilayah Timika dan Papua, dari informasi yang Jakub kirimkan.  ujarnya.

Dengan kata lain dengan berpura-puranya Jakub yang mengaku sebagai Jurnalistik namun dia memalsukan identitasnya dengan menggunakan visa turis, ini jelas ada misi terselebung pihak asing untuk mengganggu kedamain di Papua melalui Jakub yg menjadi seorang provakator yang keji dan sadis, karena perlu diingat adanya keterlibatan Jakub menandakan dia bertanggung jawab juga atas banyaknya warga dan aparat yang tewas karena ulah KKB ini.

Selain itu Jakub mengakui, bahwa ada kesepakatan dari KKB  untuk mendukung dia, menyangkut masalah gerakan-gerakan KKB yang ada di Papua. Dia sampai menyatakan bahwa dia mendukung tindakan yang dilakukan KKB. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *