MENTERI P3A AJARKAN ANAK-ANAK PAPUA MANJAKAN ORANG TUA

oleh

Nabire, Kitorang Papua – Pemerintah mulai memperhatikan dan memprioritaskan peranan orang tua. Hal ini terlihat dari upaya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Yohana Z. Yembise, yang datang ke Papua dalam rangka open house dan natal bersama. Kebetulan Menteri Yohana adalah asli Papua, menekankankepada anak-anak  tentang pentingnya peranan orang tua.

Pada kesempatan ini Meteri Yohana, yang biasa disapa Mama Yo, mengungkapkan kepada anak-anak agar bisa menghargai peranan orang tua.

“Anak zaman sekarang sering mempekerjakan orangtuanya bagaikan pembantu. Itu salah dan tidak boleh,” kata Mama Yo, Sabtu (19/1).

Menurut Mama Yo, penanganan perempuan dan anak sudah dilakukan pemerintah pusat hingga ke kabupaten. Namun untuk lansia dan penyandang disabilitas diakui masih kurang. Padahal sudah ada undang-undangnya.

Dia mengatakan di negara maju, lansia sangat diprioritaskan dan diperhatikan. Contohnya, mereka digratiskan jika bepergian menggunakan taksi.

“Kalau di Indonesia masih belum sampai ke situ,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap kepada semua anak muda di Indonesia untuk menjaga, memanjakan, dan merawat orang tua sebaik mungkin.

Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, sependapat dengan Menteri Yohana. Bahwa lansia dan penyandang disabilitas belum mendapatkan perhatian cukup. Diapun berjanji akan memerintahkan kepada OPD terkait untuk memprogramkan dan memprioritaskan lansia dan penyandang disabilitas.

“Buat program dan berikan anggaran yang cukup dalam menangani lansia dan penyandang disabilitas,” katanya. (*)