oleh

MenkoPolhukam : Indonesia Maju Bersama Papua Jadi Bagian Tak Terpisahkan

-Berita-306 views

Kitorangpapuanews.com – Konferensi dengan tema ‘Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Unggul Menuju Indonesia Maju’ itu digelar di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019). Mahfud awalnya mengatakan bahwa Papua dan Indonesia adalah dua unsur yang tidak terpisahkan.

Menko Polhukam Mahfud membuka Konferensi Pembangunan Papua tahun 2019. Mahfud menekankan membangun Papua harus dengan hati yang tulus.

“Indonesia maju bersama Papua yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Kegiatan ini bertujuan mensosialisasi pembangunan pelaksanaan pembangunan di wilayah Papua dan Papua Barat sebagai media untuk memperkenalkan lebih jauh keberhasilan pembangunan di Papua dan juga sekaligus mencari solusi,” kata Mahfud dalam sambutannya.

Mahfud menambahkan, konferensi itu juga menjadi wadah untuk mensosialisasi dan membedah Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2017 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat. Selain itu, sebagai upaya untuk mengenalkan budaya yang ada di Papua.

“Serta masukan dari keberlanjutan pelaksanaan Inpres No 9 Tahun 2017 tentang pencepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua dan Papua Barat, sehingga kalau upaya pembangunan itu masih ada masalah, kendala di segi mana nanti akan didiagnosa oleh konferensi ini dan juga wadah untuk memasarkan komoditas unggulan wilayah Papua serta memperkenalkan lebih jauh budaya Papua,” kata dia.

Melalui inpres itu, menurut Mahfud, Presiden Jokowi telah menginstruksikan 27 kementerian dan lembaga untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

“Pada bidang-bidang strategis seperti pelayanan dasar, pengembangan ekonomi lokal, infrastruktur dasar, dan lain-lain,” tutur Mahfud.

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan, melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang otonomi khusus Papua, pemerintah telah berkomitmen untuk kesejahteraan masyarakatnya. Setidaknya ada empat bidang yang menjadi prioritas utama pemerintah.

“Hadirin, sejak diberlakukan Undang-Undang 21/2001 tentang otonomi khusus dari provinsi Papua, pemerintah telah berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua. Khususnya 4 prioritas utama yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan pembangunan infrastruktur,” sebut Mahfud.

Mahfud menegaskan masyarakat Papua sangat membutuhkan logistik. Selain itu, mereka membutuhkan pembangunan seperti masyarakat yang ada di luar Papua.

“Masyarakat Papua membutuhkan logistik dan pembangunan seperti warga yang tinggal di luar Papua, terutama di Jawa,” ujar Mahfud.

Mahfud menyebutkan, untuk menciptakan kesejahteraan itu, membangun Papua harus dilakukan dengan hati yang tulus. Pembangunan tersebut harus dikerjakan secara menyeluruh atau holistik untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya mengajak saudara semuanya untuk membangun Papua dengan hati yang tulus dan dikerjakan secara holistik. Membangun Papua secara holistik adalah janji negara untuk mewujudkan dan menegakkannya karena pada dasarnya inilah wujudnya sila kelima Pancasila,” pungkasnya.

News Feed