oleh

Menkominfo hormati Vonis PTUN terkait PemBlokiran Internet di Papua pasca rusuh 2019

-Berita-15 views

kitorangpapuanews.com — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate buka suara terkait keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam sidang gugatan pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat. Johnny mengaku, dirinya belum membaca amar putusan yang diberikan oleh PTUN tersebut. Meski demikian, pihaknya menghargai keputusan pengadilan dan akan menentukan langkah hukum selanjutnya.

Pria berkaca mata itu pun menjelaskan, dirinya belum menemukan surat perintah untuk memblokir akses internet di Papua. Keberadaan surat perintah itu penting untuk menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah untuk memblokir internet Papua adalah sesuai prosedur dan bukan maladministrasi.  “Sejauh ini saya belum menemukan adanya dokumen tentang keputusan yang dilakukan oleh pemerintah terkait pemblokiran atau pembatasan akses internet di wilayah tersebut,” kata Johnny
“Dan juga tidak menemukan informasi adanya rapat-rapat di Kominfo Johnny juga mengatakan, semua kebijakan Presiden Joko widodo ditujukan untuk kepentingan negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, termasuk didalamnya rakyat Papua. Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan ruang siber secara cerdas dan bertanggungjawab. Sebelumnya pada Rabu (3/6), PTUN Jakarta dalam sidang putusan gugatan pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat menyatakan Presiden Joko Widodo dan Menkominfo terbukti melanggar hukum.
Hakim Ketua Nelvy Christin yang memimpin sidang menolak eksepsi dari pihak tergugat satu Presiden Joko Widodo dan tergugat dua Menkominfo. Hakim menyatakan, kedua pihak tergugat itu mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

News Feed