oleh

Menjelang 1 Desember, Kapolda: Silahkan Kalau Mau Doa, Melanggar Dibubarkan

-Berita-69 views

Kitorangpapuanews.com– Peringatan 1 desember, Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw memberikan isyarat kepada pihak-pihak yang ingin merayakan sebagai aktifitas rutin mereka. Namun, isyarat itu sebatas doa bersama.

“Kalau ada pihak yang ingin merayakan 1 Desember sebagai aktifitas rutin mereka, silahkan kalau mau doa. Ada aturan yang harus dipenuhi dalam menyampaikan pendapat,” tutur Waterpauw kepada wartawan Jumat (8/11).

Dia mengingatkan aturan yang harus dipenuhi dalam menyampaikan pendapat, termasuk doa. Jenderal bintang dua asli Papua ini akan melakukan tindakan tegas berupa pembubaran, jika tetap memaksa dengan tidak mentaati aturan.

“Kita tidak alergi, itu aturan, tetapi kalau tidak mau sependapat dengan aturan itu, yah itu prinsip bagi kami. Kalau mereka tetap memaksa, kami akan bubarkan,” ujarnya.

Mantan Kapolda Sumatera Utara ini berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berbagai hal yang dimunculkan dengan tujuan untuk mengadu domba. “Kita mau menjaga kenyamanan dan keamanan semua pihak. Bukan satu pihak, dua pihak, bukan pula tiga pihak, tetapi semua pihak,” tandas Waterpauw.

Sebelumnya, Polda Papua mulai melakukan antisipasi kalender kamtibmas 1 Desember yang diperingati sebagian masyarakat Papua sebagai hari kemerdekaan yang juga lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Mabes Polri pun telah memanggil tiga pejabat Polda Papua untuk membahas beberapa hal penting menghadapi hari tersebut. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyebut tujuan ketiga pejabatnya ke Mabes Polri untuk membahas secara rinci beberapa hal berkait kepentingan kepolisian dalam menghadapi 1 Desember 2019.

Bahkan, Kapolri Jenderal Idham Azis pun diagendakan akan mengunjungi Papua untuk melihat situasi. “Mereka (tiga pejabat Polda) dipanggil Asops (Irjen Martuani Sormin) untuk membahas secara rinci berkaitan dengan kepentingan kita menghadapi 1 Desember 2019 ini,” terang Waterpauw

News Feed