oleh

Mengutuk Aksi Sadis KKSB Papua Jelang PON XX

-Kriminal, News-766 views

Kitorangpapuanews.com -Beberapa minggu terakhir, Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) terindikasi melakukan aksi sadis, baik kepada aparat maupun warga sipil. Masyarakat Papua pun mengutuk aksi sadis kelompok tersebut dan mendukung TNI/Polri meningkatkan pengamanan mengingat PON XX tahun 2020 sudah di depan mata.

Euphoria perhelatan akbar pekan olahraga nasional sudah menyeruak. Antusiasme masyarakat indonesia tidak dapat terbendung untuk menunggu pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional yang hanya dilaksanakan sekali dalam 4 tahun. Rasa bangga dan semangat besar juga berdampak kepada warga Papua sebagai duta tempat pelaksaan acara ini yang siap menyukseskan acara tersebut.

Pelaksanaan Pekan Olah Raga (PON) XX tahun 2020 akan digelar pada akhir tahun 2020 di Papua. PON XX memiliki banyak arti penting untuk mengenalkan talenta muda Papua kepada dunia internasional, sehingga banyak pihak diharapkan mendukung pelaksanaan kelancaran acara tersebut.

Layaknya sebuah acara tentunya membutuhkan persiapan yang matang, pesta pertandingan olahraga terbesar ini. Beragam fasilitas pendukung tengah digeber pembangunannya. Utamanya ialah stadion yang nantinya akan digunakan sebagai tempat dibukanya acara ini nanti.

Bercermin dari sejarah panjang Pekan Olahraga Nasional, pantaslah warga Papua begitu antusias menyambut pelaksanaan kegiatan ini. Tak hanya sebagai tempat penyelenggara saja, namun mereka seolah memiliki kewajiban untuk mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Apalagi kini telah banyak cabang olahraga yang juga diakui oleh dunia Internasional. Sehingga langkah kedepannya dinilai memiliki peluang yang terbuka lebar.

Upaya dukungan warga Papua atas pelaksanaan PON XX ini terlihat dari sejumlah proyek yang berjalan lancar dan dikebut pengerjaannya. Mereka menilai jika seluruh fasilitas rampung sempurna maka acara juga akan lancar. Disebutkan pembangunan Stadion bangkit Papua ini tengah jadi sorotan. Pasalnya, stadion megah ini bakal digunakan untuk acara pembukaan hingga penutupan PON XX di Papua ini.

Seiring masih adanya bayang-bayang isu keamanan yang kerap terjadi sejumlah kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata yang ingin menggangu kedamaian dan pembangunan bumi Cendrawasih, pihak TNI, Polri dan BIN telah menjamin dan.menyatakan bahwa pelaksanaan PON XX si Papua akan berlangsung aman dan lancar.

Untuk itu guna mensukseskan perhelatan besar nasional ini diperlukan sinergitas antara Pemerintah pusat dan daerah bersama, TNI, Polri, BIN dan juga masyarakat, agar suksesnya PON di Papua ini bukan hanya sekadar sukses pelaksanaan saja tapi juga sukses prestasi olahraga serta sukses sebagai jembatan penyeimbang antara wilayah barat dan timur yang menjadi sebuah kebamggaan bangsa dimata dunia bahwa Pemerintah Indonesia sukses membangun Papua dan Papua Adalah Indonesia.

Badan Intelijen Negara (BIN) telah melakukan sejumlah deteksi awal dan pemetaan potensi kerawanan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2020 di Papua mendatang Kepala BIN, Budi Gunawan (BG) menyebutkan telah menggelar operasi gabungan pencegahan serta memotong potensi-potensi tersebut agar tidak menimbulkan gangguan yang nyata.

BG menuturkan, rencananya PON ke-20 ini nanti bakal dihadiri oleh Kepala Negara dan juga Duta Besar, di samping atlet, maupun ofisial. Menurut laporan, PON XX 2020 Papua bakal dihelat di empat wilayah yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan juga Kabupaten Merauke. Pesta olahraga terbesar di Indonesia ini telah dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

BIN juga telah menggandeng TNI dan Polri untuk berkolaborasi dalam melaksanakan operasi gabungan yang konsepnya operasi intelijen, operasi pemulihan keamanan, beserta menjaga stabilitas keamanan.

Pihak pemerintah meminta kepada seluruh kontingen agar tidak perlu mengkhawatirkan terkait keamanan Pekan Olahraga Nasional XX atau PON 2020 di Papua ini. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menambahkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 tak terganggu dengan berbagai serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Pelaksanaan kegiatan ini akan tetap berlangsung sesuai rencana yakni pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Pemerintah tetap bersikeras PON XX tak akan terganggu kendati KKB di Papua telah melakukan aksi penyerangan di distrik Tembagapura dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Perhelatan akbar ini memang membutuhkan sinergitas dari seluruh elemen. Maka, dukungan masyarakat Papua-lah yang dianggap paling penting demi kesuksesan acara ini. Tak hanya menyatakan siap, warga Papua yakin bakal membawa nama harum Indonesia ke kancah Internasional.

*) Penulis adalah warganet tinggal di Timika

News Feed