Mengharukan, Kunjungan Presiden Jokowi Di Nabire Disambut Meriah Masyarakat

oleh

Kitorangpapuanews.com, Nabire – Rangkaian kunjungan presiden yang di awali dari Jogjakarta dan Surabaya, untuk kesekian kalinya orang nomor 1 di Indonesia ini kembali mengunjungi Papua, kali ini Nabire menjadi konsentrasi kunjungan Presiden Jokowi.

Tujuan kunjungan dari Presiden Jokowi kali ini adalah untuk meresmikan beberapa Objek Vital Negara sebagai tonggak kesejahteraan bagi masyarakat Nabire khususnya, diantara objek vital yang di resmikan antara lain adalah RSUD Nabire, Bandara Douw Aturure dan PLTMG Nabire.

Kehadiran Jokowi di Nabire disambut meriah oleh masyarakat Nabire, seperti disampaikan oleh Kepala Suku Moni, Soter Zonggonau, “Di Nabire ini ada suku Moni dan suku Dani, kami semua sangat mengharapkan bapak jokowi mampir ke Nabire, akhirnya sekarang Bapak Jokowi hadir disini bersama kita untuk meresmikan apa yang menjadi programnya mensejahterakan kami masyarakat Nabire,” ucapnya, Rabu (20/12).

Sambutan yang sangat meriah dan antusiasme dari masyarakat Nabire menandakan sebuah harmonisasi antara seorang Pemimpin Negara dengan rakyatnya. Jokowi sendiri dalam kesempatannya bercengkrama bersama masyarakat sambil membagikan buku yang bertajuk “Membacalah, dan bangsa akan terhindar dari buta karena ketidaktahuan”.

Ketiga Fasilitas untuk menunjang kesejahteraan masyarakat tersebut adalah program strategis yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi untuk Papua. Presiden Jokowi sendiri menjanjikan menaikan level RSUD Nabire, karena RSUD Nabire akan menjadi Rumah Sakit rujukan yang melayani 6 Kabupaten. Bandara Douw Atuture sendiri akan dibangun menjadi bandara bertaraf internasional, sedangkan PLTMG adalah harapan masayarakat Nabire sejak lama, karena Nabire terkenal dengan gangguan kelangkaan listrik, sebelum adanya PLTMG dalam sehari Nabire mendapatkan pemadaman aliran listrik sebanyak 5-7 kali dalam waktu yang cukup lama.

Dengan ketiga fasilitas tersebut, saat ini Nabire menjadi sebuah daerah yang diprediksi akan mengalami peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

Walaupun begitu, meskipun masyarakat Nabire secara antusias menyambut baik kedatangan Presiden Jokowi, tetap saja ada segelintir orang yang menganggap kunjungan tersebut adalah pencitraan menghadapi Pilpres 2019. Padahal masyarakat sendiri merasakan tidak ada unsur politik ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Nabire, masyarakat merasakan sebuah ketulusan hati seorang pemimpin yang menginginkan masyarakatnya maju dan sejahtera.

Seperti yang disampaikan oleh seorang tokoh pemuda Nabire, Fredi Gobai, “Sebagai Pemuda, kami berterima kasih atas program Bapak Jokowi, kami merasakan ketulusan hati Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia, khusunya di Tanah Papua,” ujarnya.

Masyarakat Nabire berharap pihak-pihak yang berseberangan agar tidak mengganggu pembangunan yang sedang di lakukan oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Papua. (Dees)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *