oleh

Menanggapi Gizi Buruk dan Campak Di Asmat Dr. Socratez S. Yoman Hanya Retorika Tanpa Aksi Nyata

-Artikel, Kriminal-2.793 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Perbuatan tidak terpuji kembali dilakukan oleh seorang tokoh agama Pendeta Dr. Socratez S. Yoman, disaat orang lain sibuk menangani masalah kesehatan di Kabupaten Asmat, Socratez malah sibuk berretorika di media sosial menghujat pihak-pihak tertentu.

Apakah perilaku menghujat diajarkan dalam agama?? Apakah ia tidak memahami esensi dari saling mengasihi dan berbagi kasih??

Sepertinya mata hati Dr. Socratez sudah tertutup dengan noda hitam, sampai terkesan menutup mata, hati dan pikiran untuk mengesampingkan masalah kemanusiaan di Kabupaten Asmat, dan justru mendahulukan retorika yang sama sekali tidak membantu mengatasi masalah di KAbupaten Asmat sedikitpun.

Dalam kicauannya di media sosial, ia menghujat pemerintah yang dianggap tidak memiliki kepedulian dalam masalah kesehatan di Asmat. Padahal pemerintah pusatlah yang paling cepat menanggapi masalah tersebut dan saat ini tim kesehatan yang dikirim dari pusat bersama TNI sudah menyebar di beberapa daerah di Kabupaten Asmat untuk melakukan pertolongan medis.

Kicauan Dr. Socratez mendapatkan reaksi keras dari Pendeta Yan Rumbewas yang merupakan ketua Jemaat GKI Agats di Kabupaten Asmat, Pendeta Yan mengatakan bahwa perilaku Socratez di media sosial tersebut tidak terpuji dan tidak menggambarkan seorang pemuka agama.

“Komentar Dr. Socratez sungguh penuh kebencian, saya kecewa ada pemuka agama yang justru memprovokasi umat Tuhan ketika umat Tuhan di Asmat sedang terkena musibah, ” tutur Pendeta Yan.

Ia juga menegaskan bahwa Jemaat GKI Agats di Kabupaten Asmat mengecam tulisan Dr. Socratez yang sama sekali tidak memperhatikan kondisi umat di Asmat, malah sibuk menghujat pemerintah yang justru pemerintah saat ini sudah bersama-sama dengan masyarakat Asmat untuk membantu saudara-saudara yang terkena wabah penyakit dan gizi buruk. (**)

News Feed