MEDIA INTERNASIONAL BAHAS ULAH KKB MEMBANTAI PARA PEKERJA

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Kabar tentang pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga telah meluas dan menjadi sorotan media internasional.

Berikut adalah media internasional yang mengupas tentang kekejaman KKB.

1. Straits Times

Salah satu media besar Singapura, The Straits Times, gencar memberitakan kasus penembakan di Papua melalui beberapa artikel. Salah satu dari tulisan yang diangkat oleh media itu berjudul “Indonesia Menyelidiki Laporan Kematian Belasan Pekerja akibat Penembakan di Papua”. Berita itu diturunkan pada Selasa (4/12) dan diikuti beberapa artikel lain sebagai perkembangan dan kelanjutan kasus. The Straits Times menulis, media asing memiliki akses yang terbatas sehingga sulit untuk mendapatkan informasi yang dapat dipercaya. Namun, diketahui penembakan ini dilakukan setelah beberapa pekerja sebelumnya memotret kegiatan yang dilakukan oleh kalangan pendukung Organisasi Papua Merdeka.

2. South China Morning Post

Artikel berita berjudul “Indonesia Buru Kelompok Separatis yang Diduga Bantai Pekerja Konstruksi di Papua” ditampilkan oleh media China, South China Morning Post (SCMP), Rabu (5/12). Dalam artikel itu disebutkan penyelidikan awal dilakukan oleh angota TNI yang telah mengetahui sejumlah informasi berdasarkan pengakuan korban selamat yang berhasil melarikan diri. Sejumlah 150 anggota TNI memfokuskan operasinya di Nduga, sebuah wilayah perbukitan terpencil yang menjadi titik pembangunan jembatan dan jalan, tempat para korban bekerja. Pembunuhan diduga tidak hanya dilakukan dengan melepaskan tembakan, namun juga dengan cara yang lebih beringas dari itu.

3. Reuters

Reuters mengangkat pembantaian di Papua dengan mengambil sudut lain, yakni “Tentara Indonesia Terbunuh oleh Serangan Separatis Papua”. Hal ini diketahui dari salah seorang juru bicara TNI, bahwa salah satu anggotanya terbunuh saat melakukan tugas pengamanan di sekitar lokasi terjadinya pembunuhan oleh KKB di Nduga. Reuters juga menulis, kasus pembantaian pekerja yang terjadi ini menjadi pembunuhan kelompok separatis terparah dalam catatan beberapa tahun di Papua. Menurut Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Muhammad Aidi, Pos TNI diserang pada Senin pagi oleh sejumlah orang yang menggunakan senjata standar militer, tombak, dan panah.

4. BBC

Media besar asal Inggris BBC tak ketinggalan turut mengabarkan penembakan di Papua dengan mengangkat judul “Serangan di Indonesia: Penembak Tewaskan 24 Pekerja Konstruksi di Papua”. Artikel ini menjelaskan banyaknya korban yang jatuh, baik dari pihak pekerja konstruksi dan anggota tentara. Selain itu juga memuat hal yang menjadi pemicu mengapa kelompok separatis melancarkan serangannya. Serangan dilatarbelakangi oleh salah seorang pekerja yang memotret kegiatan kelompok separatis saat merayakan hari kemerdekaan Papua pada Sabtu (1/12) dan kemudian menyebarluaskannya. Hal itulah yang diduga menimbulkan kemarahan para pemberontak hingga aksi pembantaian terjadi.

5. The New York Times

Media internasional yang juga mengangkat kasus di Papua baru-baru ini adalah The New York Times. Media Amerika Serikat ini menulis, “Penembak Bunuh 31 Pekerja Konstruksi di Provinsi Papua, Indonesia, Kata Petugas”. Terdapat perbedaan angka jumlah korban yang disebutkan, karena pada saat berita dinaikkan informasi yang berdar masih simpang siur. Ada yang menyebut 24, namun ada juga yang menyebut 31. Namun, berdasarkan rilis terbaru dari pihak kepolisian, tercatat pembantaian ini menewaskan 20 orang terdiri dari pekerja proyek dan satu anggota TNI. Hal ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Berdasarkan dugaan dari pihak kepolisian, penembakan ini didalangi oleh KKB yang dipimpin oleh Egianus Kogoya dan dilakukan pada Minggu (2/12). (*)