Mata Najwa – Manusia-Manusia Kuat: Perempuan Penjaga Hutan Tambrauw

oleh

Kitorangpapuanews.com- Tambrauw, – Kisah pemuda pemudi yang sukses mengelola daerah tidak hanya ditunjukkan dengan mengembangkannya.

Di ujung timur Indonesia, seorang perempuan justru berhasil menangkal rusak dan punahnya kekayaan flora fauna nusantara dengan menjaga keasrian hutan konservasi setempat.

Bagi atafia Momo, menjaga hutan konservasi di Tambrauw, Papua Barat bukan semata-mata kepentingan adat, tapi juga untuk anak cucu di masa yang akan datang.

“Saya sudah menjaga hutan dari dulu … mama jaga hutan, nenek jaga hutan. Jadi turun temurun.

Saya tahu semua jenis burung dan bisa bedakan bunyi-bunyinya,” kata Atafia

Pengetahuan mendalam Atafia tentang hutan Tambrauw seluas 1,1 juta hektar itu membawa berkah bagi para peneliti keanekaragaman hayati.

Mirza Dikari, peneliti katak dan reptil dari IPB pernah ditemani oleh Atafia menjelajah hutan Tambrauw.

“Penelitian saya malam hari, tapi Atafia hafal dan tahu di mana katak dan reptil yang saya cari,” katanya.

Ia berharap Atafia bersama warga Ayapokiar akan terus menjaga kelestarian hutan Tambrauw dari tangan-tangan para perusak.