oleh

Masyarakat Yalimo Minta Pemerintah Usir KNPB Dari Kabupaten Yalimo

-Artikel, Kriminal, Sosial-2.145 views

Kitorangpapuanews.com, Wamena, – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yalimo menolak adanya rencana pembangunan Polres Yalimo dan beberapa Polsek di lima distrik di Kabupaten Yalimo. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Ketua KNPB wilayah Yalimo, Wene Gombo di Wamena, Selasa (1/8/2017) melalui beberapa media.

Pernyataan Wene tersebut mendapat protes keras dari masyarakat Yalimo, selama ini masyarakat sangat menginginkan keberadaan aparat keamanan di Kabupaten Yalimo. Pasalnya kelompok separatis KNPB seringkali membuat keresahan di masyarakat Yalimo.

“Kami minta pemerintah dengan tegas dan cepat mengusir KNPB dari Kabupaten Yalimo, jangan ada yang tersisa, usir semuanya keluar dari Yalimo,” ujar Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Yalimo, kepada awak media, Senin (7/8/2017).

“Hanya KNPB yang tidak suka Papua maju dan aman, karena mereka memang bukan orang Papua, KNPB isinya hanya budak penjajah asing,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba menegaskan bahwa di manapun di wilayah Republik Indonesia Polri harus hadir diminta maupun tidak diminta.

Menurutnya, Bupati Yalimo sebelumnya Almarhum Er Daby sudah memberikan surat hibah penyerahan lahan untuk pembangunan Polres Yalimo ada enam Polsek seperti Polsek Abenaho, Benawa, Polsek Elelim, Apalapsili dan semua itu sudah diprogramkan.

“Itu saya kira hanya oknum orang saja, saya juga akan koordinasikan dengan Bupati Yalimo, untuk lanjutkan ini. Karena tidak ada masyarakat yang menolak pembangunan Polres di sana,” tegas Kapolres.

Kapolres akan menindaklanjuti dan mencari tahu alasan penolakan itu. Ia berpendapat, Polisi tidak ada kaitan dengan masalah politik, karena polisi hadir untuk memberikan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat.

“Untuk pembangunan Polsek-polsek di seluruh wilayah Polres Jayawijaya baik di Yalimo, Nduga, Mamberamo Tengah dan Jayawijaya tidak ada kata untuk dilarang membangun,” katanya.

Kapolres pun menjelaskan, rencana lokasi untuk penempatan personil sudah disurvei dan dipersiapkan. Ia mengatakan untuk penerimaan polisi baru akan ditempatkan secara bertahap.

“Yalimo akan segera dalam proses Polres persiapan begitu juga dengan Kabupaten Nduga, Kapolda pun sudah perintahkan agar segera dibuat peningkatan status Polsek menjadi Polres persiapan,” tambahnya. (**)

News Feed