oleh

Masyarakat Puncak Sepakat Jaga Kedamaian dan Tolak Provokator

-Artikel, Sosial-1.439 views

Puncak Jaya – Trauma dengan perang saudara yang terjadi hampir sepanjang tahun, bahkan baru-baru ini terjadi perang suku yang diakibatkan oleh PSU, hal tersebut mendorong Pemkab Puncak bersama Kepala Suku, Kepala Perang, hingga Tokoh Agama dan masyarakat, bersepakat untuk tetap menjaga kondisi kedamaian di Kabupaten Puncak.

Untuk mewujudkan hal itu, seluruh komponen di Kabupaten Puncak juga sepakat untuk menolak segala bentuk provokasi yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat di Kabupaten Puncak.

Kesepakatan bersama untuk menjaga kedamaian dan menolak provokasi, dilaksanakan pada acara makan bersama antara Tokoh Kab Puncak bersama masyarakat yang difasilitasi Tim Damai Bersatu Membangun Puncak, di lapangan Trikora, Ilaga, Senin (8/3).

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat termasuk PNS dari 25 distrik di Kabupaten Puncak, diawali dengan acara Bakar Batu. Setelah itu, para Tokoh di Kabupaten Puncak menyampaikan harapan dan pesannya yang intinya mengajak agar masyarakat tidak terprovokasi dengan hasutan dari sekelompok orang yang nantinya membuat kondisi Puncak menjadi tidak aman. Terutama hasutan dari oknum atau kelompok yang tidak bertanggung jawab melalui aksi demo yang dilakukan oknum mahasiswa di Kejaksaan Tinggi Papua, baru-baru ini.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan Ketua Tim Damai Bersatu Membangun Puncak, Alus Uk Murib, diantaranya menolak segala bentuk hasutan yang dilakukan kelompok tertentu menyangkut kisruhnya PSU di Puncak.

Pernyataan lainnya yaitu menolak laporan dari oknum masyarakat yang mengatasnamakan kepedulian terhadap pembangunan di Kabupaten Puncak yang hanya diperalat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pernyataan sikap itu ditandai dengan penandatanganan secara bersama-sama oleh 25 Kepala Distrik, Pimpinan Parpol se-Kabupaten Puncak, Tokoh Perempuan, KONI Kabupaten Puncak,, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Lembaga Pemantau Penyelenggara RI di Kabupaten Puncak.

Dalam acara tersebut, Pemkab Puncak meminta agar masyarakat jangan sampai mengangkat panah dan membunuh hanya karena ulah kelompok-kelompok atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di Kabupaten Puncak. (Dees)

News Feed