oleh

Masyarakat Jayapura Peduli Kerukunan Antar Umat Beragama

Pelepasan kirab oleh Bupati Kab. Jayapura (Foto : Dees)

Pada hari minggu (28/5/2017) bertempat di depan Gereja Ebenhaezer Distrik Sentani Kota Kab. Jayapura diadakan kegiatan Kirap Peduli Kerukunan dan buka puasa bersama dengan tema ” 1 tahun ditetapkanya zona Integritas kerukunan di Kabupaten Jayapura”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Mathius Awoitauw (Bupati Jayapura), Drs. Yerry F. Dien, M. Si ( Sekda Kab. Jypr), Yantodago (Kakesbangpol Kab. Jypr), AKBP. Gustaf Urbinas (Kapolres Jypr), Ltk inf. Nova Ismailiyanto S. Sos (Dandim 1701/ Jypr), Para tokoh agama, Para tokoh pemuda dan Para tokoh Masyarakat, juga di ikuti sekitar 300 orang dari perwakilan tiap-tiap agama.

Start Pawai yang dilepas oleh Bupati Kab. Jayapura dari depan Gereja Ebenhaezel dan Finis di Masjid Al-Agsa Sentani, kemudian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Dalam kegiatan tersebut sangat kental dengan nuansa kekeluargaan dan saling toleransi antar umat beragama.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, menyampaikan sambutannya pada acara kirab tersebut, “Dengan adanya kirab peduli kerukunan umat beragama ini, diharapkan antar pemeluk agama satu dengan yang lainnya saling hormat menghormati dan bersatu padu dalam memerangi kelompok yang berusaha merongrong Pancasila”, katanya.

“Semoga kirab ini dari tahun ke tahun semakin meriah dan mempererat tali persaudaraan dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam membangun Papua tanah damai,” tambahnya.

Harmonisasi dan kerukunan antar umat beragama. (Foto : Dees)

Dalam momen langka tersebut juga dilakukan pembacaan dan penanda tanganan pernyataan sikap peduli kerukunan yang di wakili oleh 5 perwakilan tokoh Agama, perwakilan dari paguyuban yang ada di kabupaten Jayapura dan tokoh adat Sentani sebagai berikut :

1)  Pemuda peduli Indonesia mendesak Pemerintah Kabupaten segera menetapkan Peraturan daerah tentang kerukunan umat beragama di Kabupaten Jayapura.

2) Masukan kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk menetapkan tanggal 28 Mei sebagai hari kerukunan di Kabupaten Jayapura dan menjadi agenda tetap pemerintah daerah.

3)  Mendorong pembuatan Monumen kerukunan di Kabupaten Jayapura.

4)  Memfasilitasi aksi Pemuda peduli kerukunan lembaga forum pembaruan kebangsaan. (dees)

News Feed