oleh

Masyarakat Diminta Lestarikan Panganan Lokal

-Berita-1 views

Kitorangpapuanews.com – Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab pada kesempatan yang sama menyampaikan kepada warga agar memanfaatkan panganan lokal. Selain itu meski diberlakukan pembatasan aktivitas, masyarakat tetap harus menjalin komunikasi. 

Tiga minggu salurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 di Papua, Group Spirit of Papua sudah salurkan sebanyak 1199 paket bahan pokok (bapok).

Kali ini bantuan bapok diberikan ke Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura sebanyak 65 paket untuk warga yang berada di pesisir Danau Sentani. Juga sebanyak 116 paket bapok diserahkan ke warga di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

“Bapak ibu saya rasa sudah punya kemampuan sendiri disini seperti sagu dan ubi, itu harus tetap dijaga. Dengan harapan nanti panganan lokal tetap ada dan dapat dikembangkan. Selain itu, jaga agar komunikasi terjaga antar kampung. Pembatasan dilakukan untuk mencegah virus, bukan untuk menjauhkan kita sebagai saudara,” paparnya.

Pangdam juga menyampaikan, dalam kondisi saat ini pemerintah harus bekerja lebih keras sebab walaupun akses udara dan laut ditutup Papua justru peringkat 8 pasien penderita Covid-19 se-Indonesia.

“Itu berarti kita kurang bekerja keras dan sosialisasi ke bawah. Saya perhatikan pemerintah terlalu banyak buat pertemuan. Ada kepala daerah yang jalan sendiri padahal kita urus manusia yang sama karakternya. Saya pikir harus ada koordinasi agar kita sama-sama kalahkan virus ini, ” ungkapnya.

Frans, salah satu warga di Kampung Puay mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Spirit of Papua untuk meringankan beban masyarakat selama pandemi Covid-19. 

“Kami akan terus salurkan bantuan ini, beberapa minggu ini bantuan difokuskan kepada warga yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, terutama yang berasal dari Lapago dan Meepago. Juga masyarakat lokal yang ada,” kata Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw, Rabu (29/4).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Papua ini juga berpesan kepada warga agar selama pembatasan sosial masyarakat harus tetap menjaga jarak dan tetap di rumah.

“Pembatasan sosial diperpanjang sampai 6 Mei 2020 dengan pertimbangan jika pasien penderita Covid-19 menurun, namun jika jumlah penderita meningkat maka kemungkinan akan diperpanjang lagi,” ujarnya.

 

News Feed