oleh

Masyarakat Adat & Ondofolo Kabupaten Jayapura Tolak Keberadaan KNPB

-Artikel-1.572 views

Seluruh Ondofolo di Kabupaten Jayapura secara tegas menolak keberadaan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang selama ini melakukan aksi demo secara anarkis dan selalu membuat kekacauan baik di Kabupaten Jayapura maupun di Kota Jayapura, mengingat Organisasi KNPB tersebut tidak terdaftar sebagai organisasi yang sah (Organisasi Ilegal).

Penegasan penolakan tersebut disampaikan oleh Ondofolo Kampung Sosiri Boas Enouck didampingi Ondofolo Kampung Putali Mells Octovianus Monim dan Sarlens Ayatonai serta sejumlah Ondofolo lainnya.

“Dengan Tegas Ondofolo di Sentani menolak keberadaan KNPB”, kata boas, saat berkumpul di Para-para adat suku Fele di Sentani. Boas juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura jangan hanya duduk diam dan menutup mata saja. “Pemerintah harus bertindak tegas, kalau bisa kembalikan mereka-mereka ke daerah asal masing-masing”, Tegas Boas.

Selain itu Boas juga menegaskan bahwa keberadaan KNPB hanya mengotori Negeri Kenambay Umbay dan Kota Jayapura, sebab selama ini kehidupan di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura berjalan Damai, Tentram dan Aman, setelah adanya KNPB kini sering terjadi keributan serta kekacauan di Kabupaten Jayapura dan di Kota Jayapura.

“Keributan dan percecokan bukan budaya kami, maka itu tolong hormati adat-istiadat kami”,Ungkapnya. Mewakili para Ondofolo di Sentani, Boas menghimbau kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura serta aparat untuk segera memulangkan mereka kembali ke daerah asal masing-masing karena kami masyarakat asli Jayapura punya kemauan tinggi untuk membangun.

Tak lupa Boas juga mengingatkan kepada para Ondofolo yang berdiam di kawasan Gunung Cyclop agar tidak melepas tanah kepada orang yang salah, kalau mau lepas kasihlah kepada orang yang jelas, kita harus melihat resiko kedepannya, pikir anak cucu juga.

Selain itu Ondoafi Kampung Putali, Mells Octovianus Monim juga mendesak kepada aparat kepolisian untuk melakukan tindakan tegas kepada kelompok-kelompok kecil seperti KNPB, PRD, ULMWP serta memproses hukum orang-orang yang menggunakan simbol-simbol yang dilarang Negara.

Mells juga menyerukan Hentikan pembohongan publik dengan mengatasnamakan Rakat Papua yang dilakukan oleh kelompok KNPB, sebab mereka hanya berjuang untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, bukan sebagai representasi rakyat papua.

“Kami tidak ingin terlibat dalam isu kebohongan dan terjebak dalam Kelompok-kelompok teror dan pengacau bagi kemajuan masyarakat” serunya.

News Feed