oleh

Mahfud MD: Pemerintah Ingin Membangun Papua Agar Lebih Maju

Kitorangpapuanews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan keseriusan pemerintah pusat membangun dan memajukan tanah Papua dengan pendekatan kesejahteraan.

“Pemerintah sungguh-sungguh ingin membangun Papua agar lebih maju atau setidaknya sejajar dengan daerah lain di Pulau Jawa. Misalnya, anggarannya khusus. Di bidang pendidikan, ada beasiswa yang jumlahnya besar, bahkan ada program yang memberikan prioritas bagi putra-putri Papua untuk bersekolah dan kuliah di Jawa. Bahkan semua instansi pemerintah diminta Presiden untuk memberi tempat orang Papua,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD saat berdialog dengan Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi dan Saireri (FORKADA) Provinsi Papua, di Istana Ballroom, Hotel Sari Pacific Jakarta, Senin (22/02/2021).

Menurut Mahfud, dibutuhkan peran serta kepala daerah dan DPRD serta tokoh-tokoh masyarakat untuk mengeliminir eskalasi keamanan dan kemajuan masyarakat Papua.

“Keseluruhan sumbangan dari Papua pada Indonesia sekitar 12 Triliun, sementara pemerintah pusat mengeluarkan 46 Triliun setiap tahun, dan itu teraudit dengan jelas,” tegasnya.

Mahfud melanjutkan, pemerintah pusat telah mengeluarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat.

“Agar pembangunan di Papua berjalan terarah, terpadu dan terukur, serta ada kemajuan yang bisa dilihat bersama-sama” ujarnya.

Terkait hal itu, pemerintah tengah memproses revisi UU tentang Otsus, yang terfokus pada dua pasal saja, yaitu pasal 34 tentang dana Otsus, yang dari sebelumnya 2 persen dinaikkan jadi 2,25 persen dana alokasi umum.

Pasal 76 menyangkut pemekaran provinsi untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Saat ini sedang dalam proses legislasi, sudah di DPR dan targetnya sebelum November selesai.

Dalam kesempatan ini, Menko Polhukam juga mengajak para kepala daerah dan DPRD setempat agar memberikan dukungan, juga memberi masukan agar hasilnya nanti lebih sempurna, meskipun berbagai tokoh oleh Mahfud telah diajak bicara, termasuk tokoh-tokoh agama dan tokoh adat Papua.

News Feed