oleh

Mahasiswa Papua di Surabaya Pasang Spanduk Referendum, Setelah Usir Gubernur

-News-704 views

Kitorangpapuanews — Para penghuni Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya memasang dua spanduk baru di depan asrama mereka. Spanduk tersebut dipasang usai insiden pengusiran terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, Selasa (27/8).

Spanduk yang terbentang di gerbang dan pagar asrama tersebut bertuliskan ‘Lepas Garuda’ dan ‘Referendum is Solution’. Kedua spanduk tersebut terpasang usai Lukas meninggalkan lokasi.

Menanggapi hal itu, Lukas pun tak mau berkomentar banyak. Dia menegaskan persoalan referendum adalah urusan negara. Lukas menegaskan tak mau turut campur dalam ranah tersebut.

“Negara yang memutuskan seperti itu. Referendum bukan saya, itu urusan negara,” tegas Lukas.

Lukas menekankan, Papua merupakan bagian dari Indonesia dan tetap berpegang teguh pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  “Papua tetap bagian Indonesia,” tegas Lukas.

Terkait desakan referendum, Lukas mengakui hal itulah yang selama ini kerap digaungkan masyarakat di Papua. Lukas pun mengaku telah mengonsultasika hal ini ke Presiden Joko Widodo.

“Itu kan yang selama ini kami terima. Kita sedang upaya. Saya sudah lapor ke Pak Jokowi. Jokowi adalah kepala negara itu (referendum) adalah (urusan) kepala negara,” kata dia.

Seusai bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/8). “Baca ini, baca ini baca, bisa baca atu tidak,” teriak puluhan mahasiswa dari dalam asrama.

News Feed