oleh

Mabuk Ganja, Oknum Guru Bacok Sopir, Berhasil Dilumpuhkan Aparat TNI.

-Artikel-1.737 views

KITORANGPAPUANEWS, MERAUKE – Telah terjadi pembacokan dan penganiyaan yang dilakukan oleh Sdr. Rahmat Ari Rullah Sitompul Gebze yang mengakibatkan 2 orang sopir mengalami luka bacok di kepala yang tengah melintas di Bupul, Distrik Elikobel, Kab. Merauke, Senin (27/3) pukul 18.00 WIT.

Sebelumnya, Sdr. RA. Sitompul sedang mengendarai sepeda motor serta membawa kapak dan parang mengejar Sdr. Moses yang sedang mengendarai sepeda motor seorang diri, sehingga Sdr. Moses lari ke hutan dan meninggalkan motornya.

Pada saat itu juga terdapat Sdr. Ramli yang merupakan supir truck bersama 6 orang sopir lainnya sedang beristirahat di pinggir jembatan Kali Maro. Selang beberapa lama pelaku datang dan marah-marah sambil mengancam para sopir truck menggunakan kapak dan parang, akhirnya para sopir pun berlarian masuk ke hutan. Kemudian Sdr. Ramli dan 2 orang sopir melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Polsek Elikobel.

Di Kali Maro, pelaku (RA. Sitompul) menghadang sebuah mobil jenis Hilux yang melintas, selanjutnya pelaku meminta uang sebesar 1 juta rupiah kepada pengendara Hilux namun hanya diberikan uang sebesar Rp 200 ribu. Merasa permintaan pelaku tidak dipenuhi oleh pengendara, maka pelaku tidak segan-segan membacok kepala sopir menggunakan parang. Kemudian pengendara (korban pembacokan) tersebut dibawa penumpang mobil lainnya ke Pos TNI untuk mendapatkan pertolongan.

Sdr. Ramli melaporkan kejadian tersebut ke Pos TNI kemudian diarahkan oleh personel pos agar Sdr. Ramli melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Elikobel. “Saya sudah melapor ke Polsek Elikobel, tetapi di Polsek itu kosong dan tidak orang” jelas Ramli. Kemudian Ramli meminta personel pos untuk mengantarnya ke jembatan Kali Maro mengambil truk dengan diantar oleh dua orang personel TNI yang sedang bertugas.

Beberapa saat kemudian, pelaku (RA. Sitompul) membunyikan motor dengan keras dan secara serentak sopir truk kembali berlarian masuk hutan. Pada jarak kurang lebih 20 meter, pelaku berlari menuju ke arah anggota TNI sambil mengarahkan cahaya senter ke arah mata dan hendak membacok salah satu anggota TNI.

Melihat pelaku berlari menyerang, seorang anggota TNI melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun pelaku tetap mengejar anggota TNI yang lain. Melihat pelaku sudah sangat dekat dan hendak membacok, maka anggota TNI tersebut menghindar ke belakang dan melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki.

Usai dilumpuhkan pelaku di serahkan kepada petugas Polsek Bupul dan dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama kemudian dirujuk ke RSUD Merauke untuk.

Berdasarkan keterangan dari Kasi Intel Korem dalam konferensi pers kepada wartawan bahwa tindakan yang dilaksanakan oleh personel anggota Pos TNI tersebut adalah tindakan membela diri bukan intimidasi kepada masyarakat. Tindakan tersebut diambil karena sudah membahayakan keselamatan jiwa aparat yang melaksanakan tugas dan mengancam keamanan masyarakat sekitar. Saat kejadian, pelaku sedang dipengaruhi narkoba jenis ganja dan dalam keadaan mabuk. (DS)

News Feed