oleh

Lukas Enembe Tegaskan Bubarkan Kelompok KNPB

-Artikel, Sosial-1.534 views

Jayapura – Pemprov Papua akan agendakan penyusunan Perda yang mengatur kelompok-kelompok anti Pemerintah, agar penanganannya bisa secara cepat dan tegas, sehingga masyarakat dapat secara dini terproteksi dari pengarus dan tindakan kelompok-kelompok separatis maupun kelompok radikal.

Hal tersebut sejalan dengan lukas enembe yang menyampaikan ketegasannya terhadap kelompok KNPB pada saat melantik Daniel pahabol selasa 23 agustus 2016 sebagai pejabat carateker walikota jayapura untuk menjalankan roda pemerintahan di kota jayapura.

Pada sambutanya Gubernur Enembe meminta kepada Pejabat karateker Walikota Jayapura, Daniel Pahabol untuk segera membubarkan kelompok organisasi KNPB dari Kota Jayapura karena kelompok organisasi KNPB ini anggotanya rata-rata berasal dari wilayah pegunungan papua dan perbuatanya sangat memalukan semua masyarakat pegunungan termasuk saya Gubernur Papua Lukas Enembe pejabat karateker walikota saudara Daniel Pahabol.

“Ko atur ko punya anak-anak, karena di KNPB itu banyak rata-rata anak-anak pegunungan. Jangan sampai mereka berdemo lagi karena perbuatan mereka sangat memalukan kami anak-anak pegunungan lainya sa sudah cinta kepada NKRI.” kata Lukas Enembe.

Di kesempatan itu, Pejabat Karateker Walikota Jayapura Daniel Pahabol mengatakan bahwa dirinya siap membubarkan kelompok KNPB sesuai dengan petunjuk gubernur papua.

Saya tegaskan bahwa kami orang pegunungan itu pada umumnya cinta kepada NKRI. Namun kelompok-kelompok kecil seperti KNPB ini yang selalu membuat nama kami orang pegunungan merasa malu. Maka dengan itu, saya sekali lagi tegaskan bahwa saya akan membubarkan KNPB. Karena jika KNPB dibubarkan maka Kota Jayapura pada khususnya dan Provinsi Papua serta Papua Barat pada umumnya akan kembali aman seperti apa yang di idamkan oleh masyarakat Papua yaitu Papua Zona Damai bersama NKRI.

Dalam waktu dekat pembahasan Perda tersebut akan berjalan dan segera diterapkan di Papua. Intinya adalah Perda tersebut mengatur tentang pelarangan kelompok separatis dan radikal di Tanah Papua. (Dees)

News Feed