oleh

Lokasi Keramaian yang Ditutup pada Malam Tahun Baru di Kota Jayapura

Kitorangpapuanews.com – Pemerintah Kota Jayapura dan pihak kepolisian akan menutup sejumlah lokasi keramaian di Kota Jayapura, pada malam pergantian tahun baru, 31 Desember 2020.

Kawasan yang akan ditutup sering dijadikan objek kumpul masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun. Penutupan ini menghindari terjadinya kerumunan, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas dalam keterangan pers menyebutkan kawasan yang akan ditutup yakni Pantai Dok II (Kupang), sepanjang Pantai Hamadi, Jembatan Youtefa, serta beberapa titik di Abepura dan Distrik Heram.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Wali Kota Jayapura selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura, guna mencegah terjadinya pengumpulan orang pada saat 31 malam jelang pergantian tahun baru,” jelasnya.

Gustav menambahkan bahwa pusat keramaian itu akan ditutup sementara waktu. Selain itu, pihaknya tetap melakukan patroli serta pemantauan aktivitas masyarakat di sepanjang jalan protokol yang ada di Kota Jayapura.

“Kami imbau masyarakat tidak melakukan euforia berlebihan yang bisa mengumpulkan banyak orang. Tapi kalau hanya dengan keluarga di rumah atau lingkungan silahkan saja, asal tidak mengumpulkan banyak orang,”  jelasnya.

Menurutnya, apa yang disampaikan dapat dipahami dan dimengerti oleh masyarakat, mengingat angka pasien Covid-19 di Kota Jayapura masih belum stabil.

“Untuk itu saya ingatkan, bilamana ada  komunitas atau kelompok yang memaksakan diri melakukan kegiatan yang tidak memperoleh rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Jayapura dan  izin keramaian dari Polresta , maka akan dilakukan pembubaran dan operasi yustisi,” tegasnya.

Dengan dikeluarkannya Maklumat dari Kapolri terkait penanganan Covid-19, serta imbauan pemerintah, Kapolresta berharap ada peran serta masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura.

“Pelu diketahui selama pandemi, kami tidak pernah mengeluarkan izin atau rekomendasi keramaian terkait suatu kegiatan dan hal ini harus dipahami Bersama,” tegasnya.

News Feed