oleh

LENNYS KOGOYA: “TETUA MARGA KOGOYA IKUT SERTA MEMPERTAHANKAN NKRI”

Jakarta, Kitorang Papua – Ungkapan hati putera daerah terbaik asli Papua yang menjadi staf khusus Presiden, Lennys Kogoya. Disela-sela kesibukannya ia sempatkan diwawancarai wartawan, dan dimuat di berita nasional.kompas.com.

Ia meminta masyarakat tak melabeli warga Papua yang bermarga Kogoya sebagai bagian dari kelompok pemberontak bersenjata.

Hal ini berkaitan dengan sepak terjang pimpinan kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua, yakni yang dipimpin oleh seseorang bermarga Kogoya, Egianus Kogoya.

“Jangan dicap semua (warga Papua bermarga) Kogoya itu adalah pemberontak. Karena gara-gara dia (Egianus Kogoya), semua warga marga Kogoya itu jadi terbawa-bawa,” ujar Lennys ketika dijumpai di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12).

Lennys mengatakan, tetua marga Kogoya ikut serta dalam mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Bahkan, para tetua ikut mempelopori penyerahan senjata ke tentara. Demikain pula di era sekarang di mana bermunculan kelompok kriminal bersenjata, namun para warga marga Kogoya justru mengikrarkan diri menjadi warga negara Indonesia.

“Kogoya itu pernah menyerahkan senjata hampir 100 orang. Itu hanya Kogoya yang bisa bikin. Dari perbatasan semua senjata diserahkan. Lalu mereka menyatakan sikap (masuk ke NKRI),” ujar Lennys.

“Lalu di Puncak Jaya, OPM mau masuk, saya pendekatan ke mereka, lalu orang Kogoya membuat pernyataan sikap untuk masuk ke NKRI. Kami marga Kogoya kontribusi untuk negara ini sangat besar. Karena kami punya orangtua pejuang,” lanjut dia.

Ia sekaligus mengecam perbuatan Egianus Kogoya yang telah menodai nama baik marga Kogoya dengan melancarkan aksi kekerasan.

“Kalau mereka mengaku Kogoya, boleh-boleh saja. Tapi memang Kogoya itu di mana-mana, dan di gunung-gunung itu tersebar. Sudahlah, jangan bawa-bawa nama Kogoya terus di gunung sana,” lanjut Lennys. (*)

News Feed