LAGI, SATU JENAZAH KORBAN PEMBANTAIAN KKB BERHASIL DITEMUKAN

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Tambah satu lagi, jenazah korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berhasil ditemukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Minggu (9/12) siang. Jenazah yang ditemukan memiliki ciri-ciri berambut panjang dan dalam kondisi tubuh sudah mulai rusak dan membusuk.

Mengutip pada pemberitaan media regional.kompas.com Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhamad Aidi menjelaskan, pihaknya telah menerima informasi salah seorang jenazah yang diduga salah seorang karyawan Istaka Karya kembali ditemukan di Puncak Kabo.

“Korban ditemukan di dalam hutan sekitar 500 meter hingga 1 kilometer dari posisi pembantaian di lereng bukit Puncak Kabo,” ungkap Aidi.

Aidi menjelaskan, saat ini jenazah telah diangkut ke poros jalan Distrik Yigi-Mbua untuk dievakuasi ke Mbua melalui jalur darat. Selanjutnya, jenazah korban rencananya akan dievakuasi ke Wamena dengan jalur udara menggunakan helikopter Senin (10/12) pagi.

“Satgas gabungan TNI- Polri akan terus melaksanakan pencarian sisa korban yang belum ditemukan. Sesuai dengan data bahwa masih tersisa dua orang jenazah yang belum ditemukan dan dua orang korban yang diduga masih hidup hingga sekarang belum diketahui nasibnya,” katanya.

Kondisi Yigi dan Mbua Saat ini

Tak hanya itu, Aidi mengatakan, saat ini pasukan gabungan TNI-Polri telah menguasai dan menduduki distrik Yigi dan Mbua pascapenyerangan KKB terhadap pos TNI di Mbua pada tanggal 3 Desember 2018 lalu.

“Masyarakat secara umum mengungsi ke hutan namun sejak kemarin hingga sekarang warga Mbua sudah mulai berangsur-angsur kembali ke kampung. Kegiatan sosial serta roda ekonomi mulai berjalan kembali. Sedangkan di Yigi situasi kampung masih sepi hanya beberapa warga yang bertahan di kampung sementara sebagian masyarakat masih berlindung di hutan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sekelompok KKB di Nduga dibawah komando Egianus Kogoya, melalukan aksi teror terhadap pekerja jembatan Jalan Trans Papua yang berada di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Dalam teror itu, sebanyak 16 karyawan PT Istaka dan 1 pegawai PUPR meninggal dunia serta 4 orang lainnya masih belum diketahui kondisinya.

Sementara di Distrik Mbua, kelompok KKB melakukan penyerangan terhadap Pos TNI disana. Satu anggota TNI meninggal dunia dan 1 anggota luka-luka. Dalam proses evakuasi kelompok ini juga melakukan penembakan terhadap aparat, dua orang anggota luka-luka akibat tertembak. (*)