oleh

korban selamat rusuh wamena yakin pelakunya OPM dan KNPB

-Kriminal, News-1.131 views

Kitorangpapuanews.com –  Kerusuhan berdarah  di Papua, khususnya Wamena dalam beberapa hari terakhir didalangi oleh dua kekuatan, yakni Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga, perusakan kantor pemerintah, PLN,  penjarahan beberapa kios masyarakat hingga memakan korban jiwa, terdata 35 warga sumatera, kalimantan, jawa dan sulawesi meninggal dunia atas insiden tersebut , 1 orang kritis, dan 70 orang luka-luka di rumah sakit.

Hasil investigasi di wamena pelaku kerusuhan berdarah Wamena dilakukan OPM dan KNPB. Fakta tersebut diketemukan, KNPB melakukan penyusupan dengan menggunakan seragam SMA, memprovokasi massa dengan tindakan anarkistis membakar ruko dan kantor pemerintahan.

Pada fakta bagian lain, OPM melakukan penyerangan sporadis terhadap  150 warga sumatera, kalimantan, jawa dan sulawesi yang lahir dan sudah puluhan tahun tinggal di Wamena, Papua.  Tindakan OPM merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) karena telah telah merampas  hak hidup masyarakat sipil dengan cara yang kejam dan tidak manusiawi.

Kekhawatiran terhadap situasi keamanan di wamena, Papua membuat gelombang eksodus warga dari Wamena belum berhenti, jumlah yang tercatat yakni 4.589 orang

Seluruh lapisan Masyarakat bersatu melawan OPM dan KNPB.demi menyelamatkan anak bangsa yang berada di Wamena Papua.

Pemerintah pusat, daerah dan aparat TNI/POLRI  mengambil tindakan dengan tegas terhadap Organisasi Papua Merdeka dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), tidak usah ada lagi tawar menawar pada kelompok ini.

Hentikan tindakan OPM dan KNPB pelaku pelanggar HAM di kerusuhan berdarah wamena sekarang juga, agar korban jiwa tidak terus bertambah dan warga wamena melaksanakan kehidupan yang damai,

News Feed