oleh

KNPB Surati Menteri Luar Negeri Selandia Baru, ini komentar Pak Menteri

-Artikel, Sosial-2.029 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Beberapa hari yang lalu (20/7), Maire Leadbetter, seorang juru kampanye Free West Papua di Selandia Baru menyurati Gerry Brownlee, menteri urusan luar negeri Selandia Baru, terkait penangkapan aktivis KNPB pada aksi Demonstrasi tanggal 30 Juni di Nabire.

Sebelumnya dijelaskan oleh Perdana Menteri Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, bahwa penngkapan tersebut sebagai langkah preventif dari aparat keamanan untuk mencegah terjadinya tindakan kerusuhan dalam aksi demo tersebut, dikarenakan muatan demonstrasinya sudah mengarah kepada tindakan melanggar kedaulatan Negara dengan membawa lambing bintang kejora.

Dijelaskan juga bahwa penangkapan itu hanya sementara, setelah dilakukan penyidikan oleh aparat kepolisian setempat, peserta aksi tersebut langsung diperbolehkan pulang. Peserta yang ditangkap pun hanya beberapa orang saja, sehingga tidak benar jika di beritakan semua peserta ditangkap.

Menanggapi Surat dari Maire Leadbetter, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Gerry Brownlee, memberikan komentar terkait hal tersebut. Seperti dilansir radionz.co, “Saya tidak mau ikut campur urusan rumah tangga Negara lain, Indonesia punya hukum sendiri, dan Indonesia berhak menjalankan pemerintahannya dengan hukum yang berlaku, itu bukan urusan New Zealand,” tegasnya.

Gerry pun tidak mau terlalu menanggapi surat yang dilayangkan oleh Maire Leadbetter, karena menurutnya masih banyak yang harus di urus daripada mengurusi masalah penngkapan yang bukan menjadi ranah Pemerintah Selandia Baru. (Dees)

News Feed