KNPB DAN AMP DALANG PERISTIWA BERDARAH DI PAPUA

oleh -16.041 views

Kitorangpapuanews.com – Peristiwa berdarah di jayapura dan wamena tidak lepas dari kelompok kriminal Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang melakukan provokatif terhadap masyarakat dalam melakukan aksi. KNPB dan AMP merupakan organisasi terlarang yang sering melakukan provokatif baik secara langsung atau pun media sosial. Mereka menggiring opini masyarakat untuk melakukan aksi kekerasan dalam aksi nya.

Aliansi Mahasiswa Papua sudah bukan lagi lagi mencerminkan mahasiswa yang berintelektual tapi sudah mengarah perilaku kelompok kriminal. Mereka tidak segan-segan menghabisi nyawa masyarakat sipil, memprovokasi masyarakat Papua untuk melakukan aksi anarkis berupa pembakaran terhadap berbagai fasilitas umum dan rumah masyarakat. Dari peristiwa di jayapura 1 anggota TNI tewas, 6 anggota Brimob luka berat dan 20 masyarakat sipil luka- luka akibat dari tindakan kekerasan brutal yang dilakukan oleh kelompok kriminal AMP

Kejadian Demo anarkis yang dilakukan pelajar SMA di Kabupaten Jayawijaya, disusupi Kelompok Komite Nasional Papua Barat ( KNPB) mereka menggunakan tameng pelajar SMA  dalam aksinya. KNPB menggerakan pelajar SMA dengan menyebarkan isu-isu HOAX dan menyusup menggunakan seragam SMA. Anarkistis ini menimbulkan bakar rumah warga, kantor pemerintah, PLN, dan beberapa kios masyarakat. Kerusuhan di Wamena, Papua, memakan korban jiwa. Terdata 22 warga sipil pendatang meninggal dunia atas insiden tersebut dan 1 di rumah sakit yang kritis

KNPB  dan AMP sudah pantas disebut kelompok kriminal atau separatis karena dalam setiap melakukan aksi demonstrasi selalu mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan melakukan kekerasan, pembakaran dan pembunuhan. KNPB dan AMP  ingin merusak kesatuan dan persatuan bangsa di Papua.

Kejadian kerusuhan di jayapura dan wamena mengakibatkan korban 100 orang nyawa yang melayang tak berdosa, 30 bangunan sekolah di rusak, 10 gedung perkantoran yang dibakar hingga kerugian ratusan miliyar toko-toko yang di jarah.

Saatnya Pemerintah daerah dan aparat TNI/POLRI dengan tegas menyatakan kelompok tersebut adalah kelompok kriminal dan separatis, tidak usah ada lagi tawar menawar untuk para kelompok ini, membubarkan kelompok kriminal KNPB dan AMP yang berada di Papua dan luar daerah Papua. menangkap para provokator intelektual yang berada di papua dan luar Papua.

Masyarakat Papua harus berhati-hati, teliti agar tidak terjerumus dalam konflik tersebut dan jangan mau di adu domba dan kitorang harus menjaga generasi penerus bangsa agar tidak terpengaruh doktrin negatif dari kelompok kriminal KNPB Dan AMP. Sehinga kejadian ini tidak terulang kembali di kemudian hari, masyarakat menjadi tenang dan aman dalam menjalankan kehidupannya peredamaian di Papua