oleh

KKSB OPM Serang TNI-POLRI Saat Bakti Sosial dengan Warga, 4 KKSB OPM Tewas, 2 TNI Terluka di Intan Jaya Papua

-Artikel-660 views

Kitorangpapuanews.com –  Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan menyerang Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa siang (17/12/2019). Akibat penyerangan tersebut dikabarkan Empat KKSB  OPM Tewas dan Dua Prajurit terluka.

Menurut sumber tersebut, penyerangan dilakukan saat pasukan melaksanakan acara bakti sosial dalam rangka Hari Juang Kartika dan menyambut Natal dan Tahun Baru 2019.

“Pasukan yang membawa bahan makanan untuk dibagikan ke masyarakat tersebut tiba-tiba diserang oleh KKSB dari arah hutan yang jaraknya sekitar 200 meter dari pemukiman masyarakat di Distrik Sugapa. TNI-POLRI membalas baku tembak serangan KKSB OPM untuk melindungi warga sekitar yang ketakutan, Akibat Baku tembak 4 KKSB OPM tewas dan 2 Prajurit Terluka Parah, Usai menyerang para anggota KKSB lalu melarikan diri kehutan,” kata sumber tersebut.

Separatis KKSB OPM pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya melakukan pelanggaran HAM berat dengan melakukan Penembakan terhadap ketiga tukang ojek bernama Rizal (31), Herianto (31), dan La Soni (25) itu terjadi pada Jumat (25/10).

Keberadaan KKSB OPM melakukan acaman dan pembantaian nyatanya telah meresahkan masyarakat. Para pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) harusnya membuka mata, melihat bahwa ini adalah pelanggaran berat yang dilakukan Separatis KKSB

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui dua prajurit TNI terluka parah saat kontak tembak antara aparat keamanan TNI-Polri dengan kelompok kriminal Separatis bersenjata (KKSB) di sekitar Kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIT.

“Memang ada kontak senjata antara aparat keamanan dengan KKSB, Selasa (17/12) sekitar pukul 15.30 WIT yang menyebabkan dua orang (prajurit TNI) terluka parah,” ujar Irjen Waterpauw ketika dikonfirmasi Antara dari Jayapura, Selasa malam.

“Belum diketahui apakah korban meninggal atau tidak,” sambung Waterpauw.

Ia menambahkan, anggota TNI yang terluka parah itu tergabung dalam satgas penegakan hukum.

Ketika ditanya kelompok KKSB yang melakukan kontak tembak dengan aparat keamanan, Irjen Pol Waterpauw mengaku belum dapat memastikan karena ada beberapa kelompok yang dilaporkan berada di sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.

“Beberapa kelompok KKSB dilaporkan berada di wilayah Intan Jaya dan berupaya turun ke areal PT Freeport, namun belum bisa dipastikan kelompok mana yang kontak dengan tim satgas penegakan hukum,” ujarnya.

 

News Feed