KKB TERANUS ENUMBI MEMBANTAI MASYARAKAT DISTRIK KALOME

oleh

Mulia, Kitorang Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam memperjuangkan ideologinya tidak segan-segan menghabisi kelompok yang bertentangan, yaitu aparat keamanan dan masyarakat sipil baik masyarakat pendatang maupun masyarakat asli Papua. Pada hari Selasa kemarin (28/08) kelompok ini kembali berulah,  kali ini masyarakat asli Papua yang dibunuh secara brutal dan keji. Setelah minggu kemarin melalukan penembakan terhadap 2 anggota TNI tidak bersenjata yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan mengantar bahan makanan untuk masyarakat di Tingginambut. Kini mereka menghabisi masyarakat Papua di wilayah sekitarnya, tepatnya di wilayah Distrik Kalome.

Berdasarkan keterangan pejebat daerah setempat, pada hari Selasa kemarin (28/08) telah terjadi penyerangan KKB terhadap masyarakat Distrik kalome. Berdasarkan informasi warga yang bernama Wanimbo menyampaikan bahwa KKB yang terlibat adalah kelompok Teranus Enumbi. Mereka diketahui membawa senjata api, berupa laras panjang dan laras pendek.

Kelompok Teranus Enumbi mengintimidasi warga Distrik Kalome dan menekan warga agar tunduk terhadap mereka. Teranus Enumbi memberi ultimatum kepada masyarakat Kalome untuk tunduk kepada KKB, apabila tidak mematuhinya maka masyarakat Kalome akan dihabisi tanpa ampun. Masyarakat kalome yang dipimpin kepala kampung Kalome yaitu Depaus Wanimbo dengan tegas menolak intimidasi tersebut.

Melihat penolakan masyarakat kampung Kalome, KKB menjadi marah dan menembaki warga secara membabi buta, akibatnya dua orang warga Distrik Kalome tewas yaitu kepala kampung Kalome Depaus Wanimbo dan Yalingga Gowe. Kedua korban tersebut dianiaya dan disiksa secara sadis sebelum ditembak mati. Perilaku biadab ini sangat tidak diterima masyarakat, sehingga warga distrik Kalome melakukan perlawanan dengan panah ke arah KKB. Akibatnya dua orang dari KKB terkena panah warga. Sampai saat ini kondisi wilayah Distrik kalome dalam keadaan mencekam karena masih adanya intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan KKB terhadap masyarakat Distrik Kalome.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.