oleh

KKB Mengancam Masyarakat Pendatang !!!

Kitorangpapuanews.com – Tindakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua makin meresahkan masyarakat. Mereka melakukan penembakan pada warga sipil, terutama di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua. Sudah beberapa kali mereka melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat dimana korbannya juga semakin banyak.

Terbaru, seorang tukang ojek bernama Rusman yang merupakan seorang warga sipil menjadi korban pembunuhan KKB di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Korban tewas karena kehabisan darah yang diakibatkan oleh luka tusukan, Selasa (9/2/2021).

Hal ini dibenarkan dengan adanya pernyataan dari Lekagak Telenggen pada hari Rabu, 10 Februari 2021. Namun melalui pernyataannya, kelompok kriminal bersenjata selalu memutarbalikan fakta dan menyebut bahwa koraban bukan merupakan seorang warga sipil. Mereka selalu menyebutkan korban pembunuhan sebagai seorang intel anggota aparat yang menyamar yang nyata-nyata sebenarnya korban adalah warga sipil.

Bila melihat kejadian sebelumnya korban penembakan KKB juga merupakan warga pendatang di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (08/02/2021).

Korban Penembakan KKB Bernama Romli (32), Senin 08/02/2021

Dari rentetan peristiwa tersebut, semua korban kelompok kriminal bersenjata terhadap warga sipil merupakan seorang warga pendatang. Hal ini tetntunya dapat mengganggu marga pendatang untuk menjalankan aktivitasnya, sehingga dengan kata lain hal ini dapat berdampak pada pembangunan dan perkembangan  di wilayah pedalaman Papua.

Tindakan dari kelompok kriminal bersenjata yang sudah membunuh warga yang tidak bersalah ini adalah suatu perbuatan teroris. Tujuan dari kelompok kriminal bersenjata yang mengatasnamakan rakyat Papua untuk merdeka adalah hal yang mengada-ngada, karena mereka bertindak atas dasar kelompok sendiri dan tidak segan-segan untuk mengorbankan warga sipil sebagai korban untuk kepentingan mereka sendiri.

News Feed