oleh

KKB Membakar Tower BTS Lagi !!!, Aktifitas Masyarakat Menjadi Terganggu

Kitorangpapuanews.com – Papua adalah wilayah negara Indonesia yang dianugerahi kecantikan alam, dengan hutan dan pantai yang eksotis. Namun sayang keindahan ini tercoreng dengan adanya kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang ngotot ingin memerdekakan Papua. Padahal pemerintah sudah membangun banyak infrastruktur dan fasilitas, namun mereka seakan menutup mata.

KKB sering melakukan aksi kekerasan yang menggangu keamanan dengan berbagai cara seperti aksi penembakan dan ancama terhadap masyarakat sipil. Kini, mereka membakar kembali Tower Base Transceiver Station (BTS) milik perusahaan telekomunikasi yang berlokasi di perbukitan Duagi wilayah Muara, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Padahal tower BTS ini baru saja diperbaiki, namun kembali dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata, Selasa (08/02/2021).

Peristiwa ini membuat komunikasi terputus dan mengakibatkan jaringan di Ilaga mati total, karena tidak ada alat yang meneruskan sinyal. KKB benar-benar melakukan kesalahan dengan kembali membakar tower BTS, karena dengan terputusnya jaringan komunikasi, maka komunikasi warga sipil Papua otomatis terganggu. Karena tidak ada tower yang meneruskan sinyal.

Akibatnya sungguh fatal, karena yang hilang adalah sinyal 4G. Sehingga masyarakat di kawasan Puncak tidak bisa menelepon, mengirim pesan, maupun mengakses internet.

Akses internet yang mati total sangat dapat meresahkan masyarakat, karena dimasa pandemik covid-19 ini  anak-anak akan kesulitan untuk belajar di rumah. Kelas online tidak bisa dilakukan dan para murid tidak bisa belajar dan mengerjakan tugas sekolah mereka. Kelas online tidak bisa berjalan selama tower belum berfungsi.

Selain itu, masyarakat juga mengalami kesulitan karena tidak bisa menggunakan alat komunikasi. Bagaimana jika ada hal yang penting, misalnya harus menelepon tenaga medis ketika ada kecelakaan atau ada sesuatu hal penting lainnya. KKB benar-benar kejam dengan memutus jalur komunikasi dan berdampak menyusahkan banyak orang.

Entah apa yang ada di pikiran KKB saat membakar  tower BTS. Mungkin mereka kira dengan memutus jalur komunikasi, pemerintah akan kesulitan. Namun mereka tidak memikirkan dampaknya bagi warga sipil yang notabene saudara sesuku, sebangsa dan setanah air.

Bagaimana bisa mewujudkan kemerdekaan Papua jika sering merugikan masyarakat? Cara-cara kekerasan yang dipakai oleh KKB malah jadi bumerang, karena warga sipil makin membenci mereka.

Aksi kekejaman KKB membuat masyarakat makin antipati, karena mereka tega membakar  tower BTS di wilayah Puncak, Papua. Ketika BTS tak berfungsi, maka otomatis masyarakat tidak bisa berkomunikasi. Akan sangat menyulitkan Ketika tidak bisa menelepon maupun mengakses internet.

News Feed