oleh

KKB Berulah Lagi!!! Sebarkan Surat Ancaman Kepada Masyarakat Sipil di Intan Jaya

Kitorangpapuanews.com – Beredar kembali postingan di media pemberitaan online terkait kabar Intan Jaya dijadikan daerah operasi militer sehingga masyarakat sipil dipaksa untuk kembali mengungsi.

Berdasarkan kabar tersebut, Benyamin Weya selaku Anggota DPRD Intan Jaya yang mengatakan bahwa masyarakat kampung Ndugusiga telah mengungsi dan mengosongkan kampung pasca baku tembak antara TPNPB dan TNI-Polri yang terjadi pada, Jumat (22/1/2021).

Menurutnya, hal tersebut dilakuakan karena adanya peringatan yang disampaikan pimpinan TNI/Polri yang bertugas di Intan Jaya. Dimana mereka (aparat) berencana melakukan operasi di kampung Ndugusiga.

Hal yang sebenarnya terjadi adalah pasca peristiwa seorang warga sipil bernama Boni Bagau dilaporkan ditembak mati oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) disekitar perbatasan Distrik Sugapa-Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dimana  Pastur Yustinus Rahangiyar pada saat itu membawa surat dari KKB pimpinan Undius Kogoya. Dalam surat tersebut menyatakan melakukan penembakan terhadap warga sipil disekitar perbatasan antara Distrik Sugapa-Distrik Homeyo karena korban diduga menjadi mata-mata TNI-Polri.

Pastor Yustinus Rahangiar menuturkan bahwa karena aksi tersebut mengakibatkan pelayanan publik di Intan Jaya pun terkendala karena kondisi keamanan yang tidak kondusif beberapa waktu belakangan ini.

“Pelayanan pendidikan dan pemerintahan juga tidak berjalan baik, Masyarakat ketakutan untuk beraktivitas seperti biasanya. Hal ini disebabkan kondisi keamanan yang tidak stabil dengan aksi-aksi penembakan,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sugapa, Bapak Ele Belau yang juga merupakan Tokoh Pemuda Intelektual Suku Moni menuturkan bahwa sebagian masyarakat mengungsi karena mendapat tekanan dari pihak KKB bahwa mereka akan melaksanakan penyerangan atau membuat kekacauan di daerah-daerah yang terdapat Pos Keamanan aparat.

“KKB sudah mengirimkan surat kepada Aparat keamanan yang berada di Kab Intan Jaya dimana surat tersebut berisi tentang pengakuan penembakan terhadap Alm. boni Bagau dan menyampaikan bahwa wilayah perang mereka (KKSB) dimulai dari Bandara Bilorai sampai di Sugapa lama, Selasa (02/02/2021).

Berdasarkan surat ancaman dari KKB tersebut mengakibatkan mengungsinya masyarakat kampung Dugusiga karena kampung tersebut termasuk wilayah perang dari KKB.

News Feed