oleh

KEPALA SUKU WAMENA : PENOLAKAN OTSUS JANGAN DIJADIKAN ALASAN REFERENDUM ATAU AKSI PROVOKATIF

-Artikel, Berita-408 views

Kitorangpapuanews.com – Kepala Suku Wamena di Papua Barat, Diben Danggu Weya mengeluarkan tanggapan terkait ramainya aksi penolakan Otsus jilid II yang dilakukan oleh sejumlah organisasi, elit politik dan kelompok mahasiswa diberbagai daerah.

“Menurutnya apakah alasan penolakan Otsus Jilid II yang disampaikan merupakan aspirasi rakyat Papua secara umum? Atau sengaja disebarkan untuk mendukung pergerakan Papua Merdeka” ujarnya.

Diben Danggu Weya mengatakan bahwa penolakan Otsus Jilid II terlalu mengada-ada. Jika ada penolakan Otsus didasari dan dikaitkan  dengan alasan referendum, karena justru melalui Otsus inilah masyarakat di Provinsi Papua maupun Papua Barat telah terjamin untuk melaksanakan hak-haknya secara merdeka dengan memanfaatkan ruang politik, ekonomi dan sosial budaya yang telah diciptakan melalui otsus tanpa harus menjadi ancaman bagi negara yang berdaulat.

 “Sebagai orang asli Papua, saya merasa sedih jika beberapa minggu ini ada  petisi dari kelompok yang mengklaim dirinya berpihak kepada masyarakat Papua dan menolak perpanjangan Otsus,” ujarnya.

Diben Danggu Weya meyakini bahwa justru dengan otsus, maka masyarakat Papua bisa bertahap menikmati kesejahteraan yang sesungguhnya baik jasmani maupun rohani,” tegasnya.

Menurutnya, jika Otsus Jilid I dinilai belum berjalan secara efektif, maka harusnya untuk otsus periode II saling berdiskusi, duduk bersama dengan semua stakeholder, pemerintah pusat dengan Pemerintah Papua dan Papua Barat, untuk saling mengevaluasi pelaksanaan Otsus, untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan.

“Untuk itu, harusnya Otsus Jilid II  tetap berjalan dan diterapkan di Provinsi Papua dan Papua Barat, dengan ketentuan yang diperbaiki, agar kelemahan yang ada harus dibenahi, termasuk regulasi serta perlu adanya evaluasi dan audit yang menyeluruh untuk Otsus Jilid I” teganya.

Dengan begitu, pemerintah bisa tahu apa saja kekurangan dan sektor apa yang harus dibenahi, agar nantinya Otsus Jilid Il bisa bermanfaat langsung kepada masyarakat Papua. Untuk itu, ia mengimbau kepada semua pihak tak terpengaruh dan terprovokasi dengan kelompok dan organisasi yang bertentangan dengan negara.

News Feed