oleh

Kepala Kampung Kedapatan Beri Dana ke KKB Papua Bakal Ditindak Tegas, Simak Penjelasan Kapolda Papua

-Kriminal, News-722 views

Kitorangpapuanews.com – Diketahui, ancaman tindakan tegas bila kepala kampung beri bantuan dana ke KKB Papua tersebut, diterangkan oleh,Ia imbau kepada kepala kampung untuk tidak memberikan bantuan dana kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua tersebut.

Menurut Paulus, selama ini diduga kelompok bersenjata ini meminta dana kepada kepala kampung.Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli senjata api dan amunisi.

“Apapun alasannya, saya tekankan kepada kepala kampung tidak memberikan dana sedikitpun kepada kelompok-kelompok tersebut,” kata Paulus, Jumat (22/11/2019) malam.

Paulus mengingatkan, apabila ada kepala kampung yang terbukti memberikan bantuan dana kepada KKB, maka akan ditindak tegas.

Mengingat, selama ini kelompok bersenjata tersebut kerap melakukan aksi teror penembakan maupun pembunuhan, baik terhadap aparat keamanan maupun warga sipil di pedalaman Papua.

“Kami akan tindak tegas kepala kampung yang terbukti berikan dana kepada KKB,” ujar Paulus.Sebelumnya, pada Kamis (21/11/2019) Timsus Polda Papua dan Satgas Nemangkawi berhasil menangkap Iris Murib.

Iris Murib

Iris Murib merupakan pimpinan KKB di wilayah Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Dia ditangkap di Kali Pindah-pindah, Jalan Trans Timika-Nabire, Distrik Iwaka, sekitar pukul 14.21 WIT.

Saat akan ditangkap, dia sempat melakukan perlawanan sehingga aparat melumpuhkannya dengan timah panas, Keberadaan Iris Murib di Timika untuk mencari amunisi terkait rencana aksi 1 Desember yang diklaim sekolompok orang sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka.

Selain itu, dia akan bergabung dengan KKB lainnya yang menuju Tembagapura, baik dari Intan Jaya, Sugapa, dan lainnya.

Profil Iris Murib

Kepolisian Daerah (Polda) Papua berhasil menangkap Iris Murib, salah satu pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Iris Murib ditangkap pada Kamis (21/11/2019) di Kali Pindah-pindah, Jalan Trans Timika-Nabire, Distrik Iwaka.

Dia ditangkap sekitar pukul 14.21 WIT. Penangkapan Iris Murib dilakukan oleh Tim Khusus Polda Papua dan Satgas Nemangkawi.

Sosok yang keras dan sadis

Paulus mengatakan, Iris Murib dan kelompoknya tergolong sadis dalam melakukan aksinya.Terlebih lagi, Iris Murib memiliki karakter keras dan bertindak sebagai eksekutor.Paulus menceritakan beberapa riwayat kelam mengenai Iris Murib.Pada 2014 lalu, kelompok yang dipimpin Iris Murib menembak dua personel kepolisian di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.Serangan itu menyebabkan Aipda Tomson Siahaan dan Bripda Ari Aprianto gugur.

“Ketika itu, personel kepolisian melakukan bersih-bersih dalam rangka perayaan ibadah Natal di gereja, kemudian diserang,” kata Paulus saat ditemui pada Jumat (22/11/2019) malam.Kemudian, pada 2015, Iris Murib pernah melakukan penyerangan terhadap Polsek Sinak.Penyerangan itu lagi-lagi menimbulkan korban jiwa.Kelompok yang dipimpin Iris Murib menyebabkan tiga personel polisi gugur, dan seorang terluka.

Selain itu, Iris Murib juga merampas delapan pucuk senjata api dan amunisi.”Saat itu, anggota (polisi) sedang istirahat, kemudian diserang,” ujar Paulus.Paulus mengapresiasi keberhasilan tim gabungan ini dalam menangkap Iris Murib, salah satu pimpinan KKB.Kepolisian akan memberikan penghargaan kepada personel gabungan yang menangkapnya.”Karena dia sudah lama kita cari, di mana dia cukup keras, sadis, dan keji,” kata Paulus.

Ditembak polisi

Saat akan ditangkap, Iris Murib sempat melakukan perlawanan.Menurut Paulus, dalam penangkapan itu Iris Murib terpaksa ditembak, supaya tidak melawan dan melarikan diri.”Sekarang sudah di RS Bhayangkara Jayapura guna menjalani perawatan,” kata Paulus.Menurut Paulus, polisi sudah lama mengikuti gerak-gerik Iris Murib.Rencanakan HUT OPM Paulus Waterpauw mengatakan, Iris Murib ditangkap saat sedang mempersiapkan aksi menjelang ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2019.

Menurut Paulus, Iris Murib ditangkap saat mencari amunisi terkait rencana aksi 1 Desember 2019 tersebut.

Selain itu, Iris Murib diketahui akan bergabung dengan KKB lainnya yang menuju Tembagapura, baik dari Intan Jaya, Sugapa, dan lainnya.”Prinsipnya, yang bersangkutan di Timika dan akan bergabung ke Tembagapura bersama kelompok-kelompok lain dan melakukan aksi pada 1 Desember nanti,” ujar Paulus.

News Feed