oleh

Kembali Membuat Teror, 1 Anggota KKB Tewas Tertembak Di Intan Jaya

Kitorangpapuanews.com – Selama periode 2009 hingga Maret 2020 tercatat sudah terjadi 417 kali kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Insiden itu mengakibatkan 190 nyawa melayang.

Rangkaian panjang aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di wilayah Papua sejak 2009 hingga 2020 ini telah mengakibatkan 302 korban luka-luka, 190 korban meninggal dunia, baik berasal dari unsur TNI, Polri, maupun masyarakat dan karyawan PT Freeport Indonesia dan sejumlah perusahaan subkontraktornya. Korban meninggal dunia terbanyak terjadi pada 2018 dengan jumlah 35 orang, terdiri atas lima anggota TNI, lima anggota Polri, dan 25 masyarakat sipil.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus meneror dan melukai masyarakat, tidak terkecuali anggota TNI/Polri. Masyarakat pun mengutuk kekejaman KKB Papua tersebut yang tidak mengindahkan rasa kemanusiaan.

Deklarasi jika Papua telah menjadi wilayah NKRI, nyatanya masih diingkari oleh kelompok separatis tersebut.

Dimana salah satu kelompok KKB yang cukup agresif melakukan tindak kekerasan belakangan ini adalah kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya. Diantaranya Aibon Kogoya mengaku bertanggung jawab atas penembakan dan pembacokan yang menewaskan Serka Sahlan anggota Babinsa Koramil Persiapan Hipadipa di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan, Kamis (17/9/2020).

Serta penembakan yang menewaskan satu anggota TNI atas nama Pratu Firdaus Kurniawan, prajurit TNI Yonif R 400/BR, di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (6/11/2020).

Tak terhitung lagi berapa kerusuhan yang telah dilakukan, mulai dari penembakan, pembakaran hingga pembantaian. Akibatnya, banyak nyawa melayang percuma, mulai dari warga sipil atau orang asli Papua, Para pendatang hingga TNI-POLRI banyak yang menjadi korban.

Lantas, masihkah KKB ini berhak menyebut telah mengedepankan HAM? Pantaskah jika semua harus dibayar mahal, dengan nyawa sekalipun?

Ketenangan serta angin segar diwaktu lalu ini seolah tak ada artinya. Kini datang lagi intimidasi pihak KKB yang seolah tak ada habisnya.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan melakukan penyerangan terhadap  pasukan TNI hingga terjadi kontak tembak di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (04/02/2021).

Pihak TNI membenarkan peristiwa itu dan mengonfirmasi bahwa didalam penyerangan tersebut dilakukan oleh 3 orang anggota KKB. 

Dimana satu orang anggota KKB  tewas dalam kejadian kontak tembak tersebut dan sementara 2 orang lainnya melarikan diri.

Adapun barang bukti yang didapat adalah sebagai berikut :

  • 1 Buah HP
  • 1 Buah HT
  • 1 Buah Dompet
  • 1 Noken
  • 1 Buah sabun Mandi
  • 2 bungkus rokok
  • 1 Korek
  • 1 KTP

Barang bukti yang diamankan, Kamis (04/02/2021)

Dari barang bukti yang diperoleh didapatkan identitas anggota KKB yang tewas bernama Peria Mirib yang merupakan salah satu anggota dari Aibon Kogoya, Kepala Kompi D Dula, Kodap III Nduga, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

News Feed