oleh

Kelompok TPN-OPM Tidak Mengindahkan Maklumat Kapolda Papua

-Artikel, Kriminal-1.096 views

Kitorangpapuanews.com, Tembagapura – Berbagai aksi kriminalitas yang dilakukan oleh Kelompok TPN-OPM di wilayah Tembagapura membuat pihak Kepolisian Daerah Polda Papua mengeluarkan maklumat bagi kelompok separatis tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Tembagapura, Minggu (12/11/2017) mengatakan, atas situasi yang memanas di wilayah Tembagapura, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar MH menyebarkan maklumat Kapolda Papua Nomor: B / MKLMT / 01 / XI / 2017 tanggal 12 November 2017.

Menurut Kamal, maklumat tersebut telah disebarkan di wilayah Tembagapura meliputi Kampung Utikini, Kampung Kimbeli, Kampung Banti, Kampung Obitawak, Kampung Arwanop, dan Kampung Singa. Tujuan penyebaran maklumat Kapolda tersebut untuk diketahui oleh masyarakat sipil dan Kelompok TPN-OPM agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Adapun isi maklumat bernomor 1/MKLMT/01/XI/2017 tertanggal 12 November 2017 yang disampaikan langsung oleh Kapolda Papua itu adalah sebagai berikut:

Pertama, meletakkan senjata dan menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum (Kepolisian Negara RI).

Kedua, agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum, seperti pengancaman, penganiayaan, perampokan, perampokan, penjarahan, pemerkosaan, pembunuhan, dan perbuatan kriminal lainnya.”

Akan tetapi sejak dikeluarkannya Maklumat Kapolda Papua tersebut, Kelompok TPN-OPM justru semakin gencar melakukan aksi kriminalitas di wilayah Distrik Tembagapura. Dapat dilihat dengan adanya aksi penyanderaan terhadap karyawan PT. Freeport Indonesia dan perampasan Exsavator milik perusahaan yang bertujuan untuk merusak akses jalan Utama dari Utikini menuju Banti pada minggu (12/11).

Selain itu Kelompok TPN-OPM semakin gencar melakukan aksi penembakan yang telah terjadi sebanyak 2 (dua) kali terhadap mobil patroli aparat keamanan dan PT. Freeport Indonesia pada hari Senin (13/11) dan Selasa (14/11) pagi tadi yang menyebabkan 1 (satu) orang warga terluka.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa Kelompok TPN-OPM masih tetap akan melancarkan aksi kriminalitasnya sehingga dapat mengancam keselamatan warga Kampung Kimbely dan Banti yang saat ini masih disandera oleh Kelompok tersebut. (**)

News Feed