KELOMPOK EGIANUS KOGOYA PELAKU PEMBANTAIAN DI NDUGA

oleh

Nduga, Kitorang Papua – Kasus pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Nduga ramai dibincangkan media lokal dan nasional. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa ulah ini merupakan aksi KKB yang sudah direncanakan.

KKB wilayah Nduga ini adalah kelompok Egianus Kogoya. Kelompok ini sudah sering melakukan aksi teror kepada masyarakat. tujuan mereka adalah memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal yang sangat tidak relevan.

KKB menyerang warga sipil tak berdosa. Kali ini korbannya adalah para pekerja jembatan, dilaporkan 31 tewas. Tindakan KKB ini sangat biadab dan jelas melanggar HAM (Hak Asasi Manusia). Tapi entah kemana LSM HAM yang biasa berkoar-koar tentang HAM? Sebenarnya entah siapa yang mereka bela?

Berdasarkan keterangan dari sumber yang dekat dengan anggota kelompok Egianus Kogoya mengatakan bahwa kelompok ini yang melakukan pembantaian tersebut. Ini sesuai dengan tujuan kelompok dan organisasi lainnya yang mendukung untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua.

Upaya kelompok Egianus Kogoya ini sejalan dengan kelompok politik yang memperjuangkan melalui lobi-lobi di luar negeri seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan UMLWP (United Movement Liberation for West Papua).

Kelompok KKB melakukan aksi di wilayah Papua sementara KNPB dan UMLWP melakukan lobi politik. Dalam rangka memperingati  1 Desember, semua kelompok ini menunjukkan eksistensinya. KNPB dan UMLWP menebar isu pemerintah melanggar HAM yang sebenarnya mereka yang jelas melanggar HAM. Sementara kelompok Egianus Kogoya melakukan aksi teror kepada masyarakat sipil.

Kelompok Egianus Kogoya memperingatkan agar aparat TNI/POLRI dan masyarakat sipil pergi dari daerah Nduga, apabila tidak dipatuhi akan dihabisi tanpa ampun.

Seperti pada bulan Juni mereka membantai masyarakat sipil sehingga mengakibatkan satu keluarga menjadi korban terdiri dari suami istri yang tewas dianiaya dan 1 orang anak kecil luka berat akibat dibacok parang. Mereka mengancam akan menghabisi masyarakat lainnya yang tidak mematuhi peringatan mereka  di Nduga.

“Mereka tidak segan-segan menghabisi para pendatang, itu tujuan mereka, menebarkan teror”, ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya demi alasan keamanan. (*)