oleh

KEJI !!! …SEPARATIS KKB KORBANKAN MASYARAKAT SIPIL TAK BERDOSA SEBAGAI TAMENG HIDUP MELAWAN APARAT TNI-POLRI

-Artikel, News, Publik-1.173 views

Kitorangpapuanews – “ KEJI !!!”, kata yang tepat buat separatis KKB kejadian Kampung Olenki, Muara, Ilaga membuktikan separatis KKB telah menjadikan masyarakat sipil tak berdosa sebagai tameng hidup dalam melawan aparat TNI-POLRI.

Sungguh PENGECUT dan BRUTAL separatis KKB dalam melaksanakan aksi perang selama ini selalu menjadikan balita, anak-anak, remaja dan orang tua sebagai tameng hidup. Mereka tidak peduli yang menjadi korban masyarakat sipil karena yang mereka lakukan hanya untuk kepentingan kelompok mereka saja. Terbukti korban yang menjadi tameng hidup tak berdosa dari separatis KKB di ilaga yaitu masyarakat sipil atas nama Tekiman Wonda (L/ 33 thn), Edison Mom (L/ remaja), Rudi Mom (L/3th). Sedangkan korban luka tembak diantaranya, Topina Mom ( P / 36 thn), Ny Tabuni (P/37 thn ), Ny Herina Kinal ( P/32 thn ), Yefrina Mom ( P/16 thn ).

Tindak tanduk separatis KKB umumnya selama ini sangat meresahkan masyarakat Papua. Sudah bukan rahasia lagi, kelompok-kelompok tersebut memiliki beragam senjata baik senjata tajam, panah dan senjata api. Kelompok KKB sering melakukan kekerasan terhadap warga masyarakat dan apabila permintaaan Kelompok KKB tidak dituruti maka mereka melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap warga masyarakat sipil setempat. Tercatat benang hitam aksi separatis KKB selama ini di Papua :

  1. Melakukan pembantaian secara sadis terhadap 31 pekerja di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Ke 31 orang pekerja jembatan ini merupakan buruh bangunan dari PT Istaka Karya dilaporkan tewas.
  2. Penembakan di Bandara Kenyam Pada 25 Juni 2018, kelompok KKB menembaki pesawat Twin Otter Trigana Air yang saat itu disewa Brimob Polri. Pasukan Brimob ini sedang bertugas untuk mengamankan pilkada. Dua orang juga terluka akibat insiden tersebut.
  3. Pemerkosaan dan penganiyaan guru dan tenaga medis Pada Oktober 2018,
  4. Kelompok KKB pernah menyekap belasan guru yang sedang bekerja di SD YPGRI 1, SMPN 1 dan tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Mapenduma, Nduga.
  5. Pemukulan terhadap bapak pendeta kampung olenki karena menegur kelompok KKSB agar pergi dari Kampung Olenki karena menimbulkan kerugian kepada masyarakat.
  6. Pemerasan terhadap masyarakat sipil
  7. melaksanakan pemalangan jalan di Kp. Amunge, Muara, ilaga
  8. Merampas 7 motor ojek di ilaga, sementara tukang Ojek berhasil melarikan diri

Separatis KKB telah membuat hidup masyarakat trauma dan tidak tenang. Para pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) harusnya membuka mata, melihat bahwa ini adalah pelanggaran berat yang dilakukan Separatis KKB. Kitorang meminta aparat TNI-POLRI untuk mengejar dan menangkap Pelaku kejahatan ini segera, hidup maupun mati. Dan Kitorang memohon Pemerintah Daerah bapak Gubernur dan bapak Bupati melakukan aksi nyata untuk menyerukan kepada KKB untuk meletakkan senjata dan menyerahkan diri. Sehingga masyarakat Papua menjadi tenang dan aman dalam menjalankan kehidupannya penuh kedamaian.

News Feed