Kejanggalan-kejanggalan Manuver Politik Benny Wenda Di Luar Negeri

oleh

Kitorangpapuanew.com, Jayapura – Ambisi Benny Wenda untuk membuat Papua berpisah dari Indonesia ternyata tidak dilakukan dengan jujur, dan terkesan membodohi masyarakat Papua. Benny Wenda sangat mengagung-agungkan orang asing, seolah-olah orang asing dapat mengabulkan semua permintaannya. Padahal tidak dia sadari, bahwa keterlibatan orang asing akan menjadi boomerang bagi Papua.

Berikut ini beberapa kejanggalan-kejanggalan perjuangan Benny Wenda di luar negeri :

Benny Wenda sangat mengidolakan orang asing

Sampai saat ini, Benny Wenda tidak pernah terlihat menggandeng tokoh dari Papua ataupun orang asli Papua untuk diajaknya melakukan manuver-manuver politik, Benny Wenda lebih sering melakukannya sendiri atau mengajak orang asing dalam perjalanannya, sehingga masyarakat Papua saat ini sudah tidak menaruh simpati kembali kepada Benny Wenda karena Benny Wenda dianggap tidak percaya terhadap potensi putra daerah Papua.

Benny Wenda tidak mewakili aspirasi masyarakat Papua

Banyak kabar mengatakan bahwa Benny Wenda mencoba memonopoli kekuasaan organisasinya sahingga terkadang tujuannya menjadi bias, dari yang diketahui oleh masyarakat Papua bahwa Benny Wenda yang memperjuangkan Papua Merdeka, namun ternyata Benny Wenda ingin mendapatkan perhatian khusus dari asing terhadapa dirinya, sehingga pergerakannya sama sekali tidak mewakili aspirasi masyarakat Papua.

Kegiatan Swim For West Papua adalah sebuah sandiwara belaka

Swim For West Papua yang diselenggarakan 29 Agustus 2017 yang lalu, merupakan kegiatan untuk menarik simpati dunia internasional, namun sayangnya dunia internasional menyadari benar bahwa kegiatan tersebut penuh dengan sandiwara. Dari dokumentasi salah satu wartawan yang meliput, didapatkan keterangan bahwa dari 69 KM panjang danau Genewa yang harus dilalui oleh 6 perenang, ternyata hanya 40 KM saja yang ditempuh, sisanya perenang menaiki kapal motor. Saat ini dunia internasional banyak yang mengecam tindakan tidak jujur tersebut melalui beberapa pemberitaan di media online.

Benny Wenda lebih memilih tinggal di London dan tidak kembali ke Papua jika ULMWP tidak berhasil

JIka benar Benny Wenda memiliki kepedulian terhadap Papua, seharusnya ia kembali ke tanah kelahirannya. Namun tidak demikian, ia memilih untuk tinggal di London jika upayanya selama ini tidak berhasil. Benny memilih tinggal di London dengan alasan semua kebutuhannya akan mudah terpenuhi karena merupakan kota maju dan modern.

Benny Wenda banyak menghabiskan dana dari masyarakat Papua tanpa hasil nyata

Selama ini biaya yang digunakan oleh Benny Wenda untuk bepergian ke Negara-negara di eropa dan pasifik menggunakan dana-dana sumbangan dari masyarakat Papua. Saat ini sudah banyak masyarakat yang merasa menyumbangkan dananya kemudian mempertanyakan kemana saja dana tersebut digunakan, karena menurut mereka sampai saat ini Benny Wenda tidak pernah komunikatif dengan masyarakat Papua, sehingga masyarakat Papua tidak pernah tahu perkembangan apa saja yang dilakukan oleh Benny Wenda.