KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI UNTUK KEBERKATAN PAPUA DALAM BINGKAI NKRI

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Sabtu tadi siang (1/12), tepat pada tanggal 1 Desember ribuan warga Sentani menghadiri acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Yang bertemakan “Bangkitlah menjadi pembawa hikmat Allah”. Acara ini sangat diminati masyarakat Papua karena dirasa lebih bermanfaat dibandingkan mengikuti provokasi aksi 1 Desember yang menuntut kemerdekaan Papua, seperti misalnya mengibarkan bendera bintang kejora.

Dalam sambutan pembuka, pendeta Romy Matulesi menyampaikan tentang perubahan menjadi lebih baik, sebagaimana tercantum pada ayat 1 sampai 5 Yohanis yang berbunyi:

“Orang- orang yang banyak sakit ingin berlomba-lomba cepat sembuh dan ingin berubah menjadi lebih baik ke depannya dan Yesus menjanjikan kepada hambanya siapa yang ingin berubah lebih baik kedepannya dia akan masuk surga bersama Yesus”.

Pendeta Romy Matulesi mengungkapkan bahwa perubahan itu dilakukan apabila sudah tidak nyaman dengan situasinya dan kehidupan lamanya sehingga dia melakukan perubahan terhadap dirinya. Dihadapkan kondisi Papua saat ini yang semakin maju dan membuat masyarakat Papua nyaman. Karenanya Pendeta mengajak seluruh masyarakat Papua merubah padangan yang salah selama ini yaitu anggapan bahwa Indonesia telah menjajah Papua. Pemerintah Indonesia sangat memperhatikan kesejahteraan seluruh rakyatnya tidak terkecuali masyarakat Papua. Masyarakat Papua sederajat dan sama mulianya seperti masyarakat Indonesia di wilayah lainnya. Untuk itu kita harus bersyukur terhadap karunia Tuhan ini.

Acara KKR berlangsung sangat meriah yang juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. Bupati Mathius menyampaikan agar masyarakat tidak terprovokasi isu 1 Desember. Masyarakat dihimbau agar mendukung pemerintah karena saat ini Papua sudah jauh lebih baik.

Selain itu Bupati Mathius mengungkapkan agar masyarakat Papua mengutamakan kedamaian umat dan cinta kasih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.

“Pemerintah kita sudah membangun provinsi Papua dengan sangat baik. Kita sebagai masyarakat yang mengimani Yesus harus mendukung upaya ini. Papua dalam bingkai NKRI adalah takdir Tuhan, yang patut disyukuri”, ungkap Bupati Mathius.

Acara KKR merupakan kegiatan untuk membangkitkan manusia menjadi pambawa hikmat Allah. Pada akhir acara, pendeta Romy Matulesi memanjatkan do’a agar masyarakat Papua selalu diberkati tuhan Yesus dan selalu dalam berkat Allah serta diperkuat persatuan dan kesatuan untuk membangun Papua dalam bingkai NKRI. (*)