oleh

Kapolda Papua Sebut Tindakan KKB seperti Preman Jalanan

Kitorangpapuanews.com -Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menyebut tindakan teror dan penyerangan terhadap aparat gabungan TNI-Polri yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura tak lebih dari sebuah tindakan premanisme dan bukan sebuah perjuangan.

“Mereka ini seperti preman karena hidupnya hanya melakukan kekerasan dan mengancam masyarakat, pengusaha, dan aparat yang melakukan pengamanan di Tembagapura. Jadi tindakan mereka ini bukan sebuah perjuangan yang sering diklaim oleh mereka,” kata Paulus Waterpauw di Jayapura, Jumat malam (13/3).

Kapolda mengaku, penyebutan preman kepada KKB cukup beralasan karena selama ini mereka makan dari hasil rampasan yang diperoleh dari masyarakat.

“Apa yang mereka inginkan harus dipenuhi. Misalkan mereka perlu makanan maka harus melakukan teror kepada masyarakat sehingga masyarakat ketakutan dengan tingkah laku mereka,” ujarnya.

“Begitu juga jika butuh dana, pasti aparat kampung yang diteror. Intinya mereka melakukan semua dengan ancaman dan kekerasan,” akunya.

Hal berikut yang tidak masuk akal dan dibendi adalah, kelompok kriminal ini sering melakukan pelecehan seksual kepada wanita, khususnya wanita muda.

“Yang paling trauma merasakan kejahatan kelompok kriminal ini adalah wanita, khusunya wanita yang masih muda karena sering mengalami pelecehan seksual. Ini yang menjadikan masyarakat di sekitar Distrik Tembagapura memilih mengungsi dan paling banyak didominasi oleh wanita dan anak-anak,” ungkap Waterpauw.

Dengan kekerasan yang sering dilakukan tersebut, Waterpauw menegaskan bahwa tindakan penegakan hukum wajib dilakukan aparat kepada kelompok kriminal bersenjata.

“Sebagai penegak hukum, maka sudah menjadi tugas kami untuk menindak mereka. Kita tetap melakukan upaya pengejaran guna penegakan hukum,” ujarnya.

News Feed