oleh

KANTOR LPDP TUTUP KARENA PSBB, PERWAKILAN PENGEMBALIAN DANA BEASISWA VERONICA KOMAN “GIGIT JARI”

-Artikel, Berita, News-127 views

Kitorangpapuanews.com – Upaya Tim Solidaritas Ebamukai (sumbangan sukarela) terpaksa “gigit jari” ketika ingin mengembalikan dana beasiswa Veronica Koman kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Keuangan RI.

Aksi tersebut gagal lantaran gedung LPDP kementrian keuangan di Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020) ditutup seiring penerapan PSBB Jilid II.

Tim Solidaritas Ebamukai untuk Veronica Koman tiba di Gedung LPDP Kementerian Keuangan sekitar pukul 14.20 WIB. Mereka diwakili oleh tiga orang yakni eks Tahanan Politik Papua Ambrosius Mulait, dan Dano Tabuni serta Michael Himan selaku pengacara pembela HAM Papua.

Namun saat ketiganya melangkah ke Gedung LPDP, salah seorang perwakilan dari pihak LPDP menghampiri dan mengatakan bahwa kantor tutup sementara dikarenakan sedang menerapkan kerja dari rumah seiring PSBB Jakarta mulai diberlakukan.

Menanggapi hal itu, Michael tidak terima dan mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah melayangkan pemberitahuan akan mengembalikan dana secara simbolik ke pihak LPDP. Ia pun heran, mengapa hari ini perwakilan dari rakyat Papua tidak bisa diterima untuk menyerahkan secara simbolik dana beasiswa Veronica Koman yang diminta pihak LPDP.

Perwakilan dari pihak LPDP pun menjelaskan bahwa kondisi Jakarta saat ini sedang diberlakukan PSBB, sehingga tidak ada pimpinan bahkan pekerja yang bekerja di kantor LPDP.

“Sekarang kondisi Jakarta sedang PSBB, paham kan PSBB? Untuk itu kantor kita WFH libur total. Tak ada pekerja hari ini, sama sekali tak ada pimpinan juga. Hanya satpam jadi tidak ada aktivitas,” kata salah seorang perwakilan LPDP di lokasi.

Setelah menerima penjelasan tersebut, akhirnya perwakilan Tim Solidaritas Ebamukai terpaksa gigit jari dan tidak jadi melaksanakan pengembalian dana beasiswa Veronica Koman.

Sebelumnya, Tim Solidaritas Ebamukai untuk Veronica Koman sudah mengumpulkan seluruh uang yang diminta oleh LPDP sebesar Rp773.876.918, uang ini rencananya diserahkan keada pihak LPDP.

Kendati sudah melayangkan permohonan audiensi sejak dua hari lalu, namun setibanya di kantor LPDP, mereka tidak mendapat tanggapan. Begitu pula ketika mereka bergeser dari kantor LPDP menuju kantor Kementerian Keuangan RI.

News Feed