oleh

Jokowi Minta Penyaluran Dana Otsus Papua Dievaluasi

-News, Politik, Publik-305 views

Kitorangpapuanews.com – Presiden Jokowi meminta ada evaluasi tata kelola penyaluran dana otonomi khusus yang diberikan kepada pemerintah Papua dan Papua Barat. Permintaan itu disampaikan dalam rapat terbatas bersama para menterinya.

Permintaan evaluasi tersebut juga selaras dengan akan berakhirnya UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi kedua provinsi di Tahun 2021.

“Makanya saya ingin menekankan beberapa hal yang pertama evaluasi menyeluruh tata kelola dan efektivitas penyaluran dana otsus ini,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2).

Berdasarkan laporan yang diterima, dana otsus yang disalurkan pemerintah pusat dari tahun 2002 hingga kini mencapai Rp 94,24 triliun. Jokowi ingin adanya peningkatan transparansi dan ketepatan para penerima dana otsus tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga ingin melihat sejauh mana dana otsus digunakan dalam pembangunan di Papua dan Papua Barat.

“Karena angkanya besar saya minta dilihat lagi secara detail bagaimana pengelolaannya, transparansinya, akuntabilitasnya. Jadi sangat penting good governancenya, penyalurannya apakah betul-betul sudah terdeliver ke masyarakat,” ujarnya.

“Apakah sudah tepat sasaran, output seperti apa. Kalau sudah jadi barang, barang apa. Dan yang paling penting harus kita lihat sejauh apa dampaknya,” imbuhnya.

Jokowi juga ingin para pihak terkait berkonsultasi dengan sejumlah tokoh agama hingga adat dari Papua dan Papua Barat dalam perumusan dana otsus ke depan. Sehingga, apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.

“Ajak bicara tokoh-tokoh masyarakat. Tokoh agama yang ada di Papua. Jadi bisa dirumuskan kebijakan yang terbaik yang akan Papua dan Papua Barat semakin maju,” tambahnya.

Rapat terbatas tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkominfo Johnny G Plate hingga Menteri ATR Sofyan Djalil.

News Feed