oleh

Jangan Menjadi Korban Kepentingan Oknum Tertentu, HUT PI ke-165 Momen Bersatu Segala Suku Bangsa

-Berita-196 views

Kitorangpapuanews.com – “Jadi semua program yang diturunkan oleh pemerintah ke pulau ini harus mereka rasakan, sehingga kedepannya jangan justru mereka menjadi korban kepentingan para oknum tertentu” ungkap Hammar pada sesi wawancara khusus di Pulau Mansinam, Rabu (5/2) lalu. Disisi lain, ucap Hammar, momen ini harus memberikan suatu penghormatan dan apresiasi tidak hanya khusus kepada suku asli Papua, tetapi juga bagi masyarakat asli yang mendiami Pulau Mansinam.

Kepala suku Key di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Robert KR Hammar menyampaikan bahwa momen HUT Pekabaran Injil ke 165 harus menjadikan seluruh masyarakat yang hidup di tanah Papua untuk bersatu baik pendudukl asli Papua maupun penduduk yang datang dari luar Papua

Dalam menjaga kebersamaan di kabupaten Manokwari,  Hammar berpesan kepada suku Key untuk menjaga kerukunan sesama umat beragama diatas tanah Papua, dan lebih khusus di kabupaten Manokwari tepatanya pulau mansinam sebagai objek religi di tanah Papua saat ini dan kedepannya.

Hammar mengutarakan bahwa ada pepatah ‘dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung’ artinya makna dari pepatah ini harus ditanamkan oleh semua orang yang mendiami tanah Papua.

Kaitan dengan pengembangan pulau Mansinam dari sisi infrastruktur ke depannya, Hammar berharap harus ada komunikasi awal dengan masyarakat adat setempat, setelah itu komunikasi mulai dibangun dari Gereja dan terakhir pemerintah.

Menurut dia, komunikasi itu harus mulai dibangun dari bawah, sehingga jangan terkesan semua program yang diturunkan langsung dari pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.

“Tujuan dari komunikasi ininadalah agar menghindari konflik sosial masyarakat, sebab setiap program yang diturunkan ke pulau Mansinam harus melihat kepentingan rakyat, baik dari segi kehidupan sosial, ekonomi, penguasaan tanah dan tata ruang juga harus diperhatikan” tambahny

News Feed