oleh

Irjen Pol Paulus Waterpauw : Insiden Penyerangan Pos Polisi di Paniai, 3 Senjata Dibawa Kabur

Kitorangpapuanews.com – Ada dugaan pelaku penganiayaan dan perampasan senjata adalah anggota KKB pimpinan Toni Tabuni yang biasa melakukan gangguan keamanan di Intan Jaya dan Paniai. Kapolda Papua,  memastikan dalam insiden penyerangan Pos Polisi 99 di Ndeotadi, Distrik Bogobaida Kabupaten Paniai, terdapat 3 senjata api yang dibawa kabur oleh sekelompok orang yang melakukan penyerangan ke dalam pos dan menganiaya seorang polisi.

Ketiga senjata api yang dibawa kabur adalah  AK 47  1 pucuk dan SS-1 V1  sebanyak 2 pucuk. 

“Satu senjata api terselamatkan, sebab disembunyikan di bawah kasur. Jadi yang dibawa kabur pelaku hanya 3 senpi,” jelasnya, Minggu (17/5).

Untuk pengembalian senjata ini, Kapolda Papua telah berkomunikasi dengan Bupati Paniai dan para tokoh setempat, guna melakukan pendekatan kepada pelaku.

“Kami yakin mereka (pelaku) masih ada di sekitar lokasi kejadian. Ini tetap kita dalami dan kami berharap para tokoh di wilayah adat Meepago dapat membantu dan bicara secara baik dengan pelaku, agar mengembalikan senjata tersebut,” jelasnya. 

Sebelumnya pada Jumat (15/5) sekitar pukul 22.00 WIT, terjadi penganiayaan kepada Briptu Kristian Paliling yang berada di dalam Pos Polisi 99 yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Saat kejadian, 3 rekannya sedang melakukan pertemuan di rumah seorang warga. 

Dalam kejadian ini, sekelompok warga membawa kabur 3 senjata api laras panjang inventaris pospol tersebut. 

 

News Feed