oleh

Ini Alasan Tokoh Masyarakat Papua Minta Pecah Provinsi 5 Wilayah

-News-665 views

Gambar terkait

Kitorangpapuanews.com-Perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemekaran 5 provinsi berdasarkan wilayah adat di Papua dan Papua Barat. Permintaan itu dilakukan agar setiap wilayah adat dapat bertanggung jawab atas wilayahnya.

“Itu memang berasal dari hati nurani masyarakat Papua, masyarakat yang mencintai NKRI, karena dengan adanya pemekaran berdasarkan 5 wilayah adat otomatis suhu keamanan di Papua itu otomatis akan terjamin,” ujar Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura, Martinus Maware saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019). Martinus juga ikut pada pertemuan perwakilan masyarakat adat Papua dan Papua Barat bersama Jokowi.

Martinus mengungkapkan, wilayah Papua menjadi rawan konflik karena hanya ada 2 provinsi yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai wilayah adat.

“Jadi tokoh-tokoh kemarin juga ikut menyampaikan itu (permintaan pemekaran 5 wilayah adat), untuk mencegah itu (konflik), sehingga tokoh-tokoh baik di gunung dan pantai mereka bisa menjaga wilayah adatnya sesuai dengan kultur dan nilai-nilai budaya yang mereka miliki,” katanya.
“Oleh karena itu dengan sejujurnya tokoh-tokoh masyarakat, dengan sehat jasmani sehat rohani mereka meminta itu (pemekaran) sehingga tokoh-tokoh, masing-masing tokoh di wilayah mereka itu bertanggung jawab atas anak-anak bangsanya. sehingga mereka tidak mengacaukan, tidak merusak itu fasilitas negara, tapi ikut menjaga fasilitas negara dan keamanan, ketertiban, dan ketentraman sebagai anak bangsa secara bersama-sama,” lanjutnya.

Namun menurut Martinus, saat pertemuan di Istana Negara Jokowi hanya menjanjikan pemekaran 2 atau 3 wilayah di Papua.

“Yang kita minta kemarin itu kan 5, tapi Pak Presiden kan bilangnya begini, ‘iya 2 atau 3 (pemekaran wilayah)’. Jadi Pak Presiden setujunya 2 atau 3,” tuturnya.

Menurut Martinus, 2 gubernur yang memimpin 2 provinsi di Papua saat ini belum mampu memegang kendali atas seluruh wilayah adat yang ada di Papua. Sementara itu setiap wilayah adat yang ada di Papua memiliki ciri khas, karakter, budaya, dan watak manusia yang berbeda-beda.

“Oleh karena itu, dari sisi itu kami melihat alangkah baiknya terjadi pemekaran provinsi supaya masing-masing kita memperhatikan dan menjaga keamanan. Kita pun mengawal pembangunan itu, kita menjaga keutuhan NKRI sehingga kalau misalkan (ada) Provinsi Papua Tengah, itu kan tanggung jawab tokoh-tokoh di sana. Mau baik kah, mau rusak kah itu (tanggung jawab) mereka,” tuturnya.

News Feed