HOAX SEBBY SAMBOM TENTANG PENYANDERAAN NDUGA

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melemparkan isu hoax yang tidak bertanggung jawab.

Sebagaimana yang dikutip dari media Tempo.com bahwa TNI-Polri menyandera rombongan ketua DPR Nduga yang akan masuk ke Mbua Kompleks.

“Jumlahnya mungkin puluhan, karena rombongan tim yang disandera,” ujar Sebby melalui pesan teks, Selasa, 1 Januari 2019. Dalam rombongan tersebut, kata dia, ada Ketua I dan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nduga.

Kebohongan itu disebarkan oleh Sebby Sambom, yang bermukim di Papua Nugini, menceritakan pada 28 Desember 2018, rombongan tim melakukan perjalanan dari Wamena sekitar pukul 10.30 WIT menuju Yigi. Saat sedang berada di Mbua, rombongan disandera oleh TNI-Polri yang berjaga di daerah tersebut.

Untungnya kecerdasan awak media yang minta klarifikasi kebenarannya. Sehingga isu itu bisa segera diredam.  Namun demikian ada juga beberapa media yang hanya sekedar kejar tayang yang penting bisa membuat sensasi tampa berusaha mencari data dan fakta otentik secara bertanggung jawab. Media yang menjadi corong propaganda KSB.

Institusi TNI-Polri adalah institusi yang sangat terbuka, 1X24 jam siap dihubungi untuk klarifikasi. Hal senada juga diungkapkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasi mewakili institusi TNI berulang kali Saya sampaikan ke media bahwa segala pernyataan yang dikeluarkan ke Publik adalah kebenaran dan bisa dipertanggung jawabkan baik secara moral maupun secara hukum.

Apalagi korban yang dikisahkan dalam DONGENGNYA Sabby Sambom itu adalah para pejabat. Tentunya mereka juga dapat dihubungi setiap saat apakah benar mereka sekarang sedang di Sandera oleh TNI-Polri.

Saya berharap bapak Ketua I DPRD Kab. Nduga Alimi Gwijangge dan Ketua II DPRD Kab. Nduga Dinar Kalnea, S.sos yang disebut oleh Sabby Sambom (Red. Mengaku-ngaku sebagai Juru bicara OPM) sedang di sandera oleh TNI-Polri mau secara jujur dan terbuka mengklarifikasi informasi ini ke media publik agar tidak muncul persepsi publik bahwa beliau-beliau juga adalah bagian dari pembuat berita HOAX tersebut.

Fakta yang sebenarnya adalah bahwa pada tanggal 24 Desember 2018 telah dilaksanakan misa Natal gabungan TNI-Polri dan masyarakat dihadiri pebeberapa orang pejabat daerah termasuk ketua PAK Ham Papua Bapak Matius Murib di Distrik Mbua sekaligus dilaksanakan pembagian bantuan sembako dan hadiah Natal dari TNI-Polri kepada Masyarakat.

Pada tanggal 29 Desember 2018, Gabungan TNI-Polri serta pebajat Pemda dipimpin oleh Wakil Bupati Nduga melaksanakan perayaan Natal di Distrik Dal Kab. Nduga. (Letak Distrik Dal berada di antara Distrik Mbua dan Yigi). Pada kegiatan tersebut juga dilakasanakan pembagian bantuan Sembako dari TNI-Pori kepada Masyarakat, termasuk pengobatan massal kepada rakyat oleh Tim Kesehatan Polda Papua dan Kodam XVII/Cend. (*)