HARGA PETRALITE, PERTAMAX DAN DEXLITE TURUN

oleh

Timika, Kitorang Papua – Sesuai dengan kebijakan pemerinah pusat bahwa akan ada penurunan harga Baham Bakar Minyak (BBM) selain premium. Turun harga ini seiring mengikuti harga minyak dunia.

Sejak Sabtu (5/1) pukul 00.00 WIT, harga BBM jenis Petralite di wilayah Maluku- Papua turun menjadi Rp 7.850 dari harga sebelumnya Rp 8.000.

Selain petralite, BBM jenis Pertamax juga mengalami penurunan dari Rp 10.600 menjadi Rp 10.400, dan Dexlite dari Rp 10.700 menjadi Rp 10.500. Hal itu disampaikan Unit Manager Communication & CSR MOR VIII wilayah Maluku-Papua, Brasto Galih Nugroho, Sabtu (5/1).

Turunnya harga BBM non-subsidi seiring dengan turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika. Perusahaan PT Pertamina (Persero) pun melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi dengan besaran yang bervariatif.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.

“Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk-produk Pertamina,” ujar Nicke dalam rilisnya, Jumat (4/1) malam.

Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah. Untuk detail harga BBM dapat dilihat di www. pertamina.com.

Pertamina berharap, penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina. Sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk BBM berkualitas. (*)