GUBERNUR LUKAS ENEMBE, STOP PEMBANTAIAN ORANG ASLI PAPUA

oleh

Sentani, Kitorang Papua – Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan jangan ada lagi Orang Asli Papua (OAP) yang mati sia-sia. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Lukas Enembe, setelah prihatin atas terjadinya perang suku di Kalome yang ternyata ditunggangi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kita sudah sedikit, masih juga dibunuh hanya karena persoalan sepele yang dapat diselesaikan dengan cara-cara yang bermartabat. Tidak boleh ada lagi orang Papua yang mati di tanah ini hanya karena persoalan sepele.” tegas Enembe, di Kampung Harapan Distrik Sentani Timur, dalam acara syukuran Bupati dan Wakil Bupati Puncak Papua terplih periode 2018-2023, Senin (24/9).

Lukas Enembe menegaskan bahwa apabila ada aparat keamanan TNI/Polri yang terbukti membunuh OAP yang tidak bersalah, maka akan dilaporkan ke PBB. Apalagi jika hanya kelompok kriminal bersenjata ada yang berani membunuh masyarakat sipil tak berdosa, akan kita basmi.

Lukas Enembe sangat prihatin atas pembantaian di kampung Kalome pada 28 Agustus 2018 lalu. Salah satu korban diantaranya adalah kepala kampung atas nama Depaus Wanimbo oleh kelompok Teranus Enumbi yang merupakan anak buah Goliat Tabuni karena masalah perebutan jabatan kepala kampung demi mendapatkan dana desa.

Gubernur Enembe juga berharap agar kondisi kamtibmas  dijaga dengan baik, jangan ada lagi perselisihan di antara masyarakat antar suku dan kampung.

 “Kita juga harus baik-baik sama aparat baik aparat pemerintahan maupun aparat keamanan. Supaya hidup rukun dan damai, semua harus berjalan dengan baik serta sesuai dengan aturan yang berlaku,” harapnya.

Harapannya ke depan tidak ada lagi aparat pemerintahan, aparat keamanan maupun masyarakat sipil yang mati sia-sia oleh KKB yang biadab.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *